Yayasan Pembangunan Arab Saudi Tandatangani Perjanjian USD 15 Juta dengan Republik Palau untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Ngerulmud, Palau–(ANTARA/Business Wire)–Dana Pembangunan Arab Saudi (SFD) hari ini menandatangani perjanjian pinjaman pembangunan senilai US$15 juta dengan Republik Palau. Ini menandai kemitraan pembangunan pertama SFD di negara kepulauan Pasifik tersebut.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Yang Mulia Sultan Abdulrahman Al-Marshad, CEO SFD, dan Yang Mulia Surangel S. Whipps Jr., Presiden Republik Palau, dalam sebuah upacara di ibukota Palau, Ngerulmud.

Pinjaman pembangunan senilai US$15 juta ini akan disalurkan melalui Bank Pembangunan Nasional Palau. Dirancang untuk memberdayakan ekonomi lokal, pendanaan ini akan mendukung proyek-proyek yang dipimpin oleh pengembang, pelaku usaha, dan pengusaha Palau. Dengan sejalan dengan prioritas nasional Palau, dana ini diharapkan dapat memicu inisiatif berdampak tinggi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dari akar rumput.

Perjanjian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan SFD kepada Negara-Negara Berkembang Kepulauan Kecil (SIDS), setelah mendukung proyek-proyek pembangunan di 18 negara kepulauan di wilayah Karibia dan Pasifik. Melalui pendanaannya, SFD berkontribusi memperkuat ketahanan ekonomi, memperluas akses layanan penting, dan memungkinkan pembangunan berkelanjutan di ekonomi negara berkembang.

Yang Mulia Surangel S. Whipps Jr., Presiden Republik Palau, menyatakan apresiasi mendalam atas bantuan tersebut. Beliau menyatakan: “Perjanjian ini bertujuan membangun ekonomi Palau yang lebih kuat dengan menyalurkan pembiayaan melalui Bank Pembangunan Nasional kami, agar pengembang, bisnis, dan pengusaha Palau dapat memimpin proyek-proyek baru yang menciptakan lapangan kerja, membuka investasi, dan menjaga lebih banyak nilai di dalam negeri. Secara bersamaan, dengan memprioritaskan perumahan yang terjangkau dan tahan iklim, kami memperkuat komunitas kami, memberi lebih banyak alasan bagi generasi muda untuk membangun masa depan mereka di Palau, serta meletakkan fondasi ekonomi yang lebih tangguh untuk generasi mendatang.”

MEMBACA  Masih Terluka, Rafinha Tetap Dibawa PSIM ke Aceh

Yang Mulia Sultan Abdulrahman Al-Marshad, CEO SFD, menyatakan: “Kami bangga memulai kolaborasi pertama kami dengan Republik Palau. Dengan memperluas akses ke pendanaan vital, kami bertujuan untuk mengangkat pengusaha lokal dan membantu mengamankan masa depan yang tangguh bagi rakyat Palau. Perjanjian ini mewujudkan misi kami yang lebih luas untuk mendorong kemakmuran di negara-negara kepulauan.”

Sejak didirikan pada tahun 1974, SFD telah mendukung negara-negara berkembang melalui pembiayaan lunak, berkontribusi pada pertumbuhan sosial dan ekonomi berkelanjutan di seluruh dunia.

Tentang Saudi Fund for Development:
Saudi Fund for Development (SFD) adalah lembaga pemerintah yang menyediakan pinjaman pembangunan lunak, untuk membiayai proyek dan program di negara-negara berkembang.

Sejak didirikannya pada 1974, SFD telah membiayai lebih dari 800 proyek dan program di lebih dari 100 negara, dengan total nilai melebihi US$22 miliar. Proyek-proyek ini mencakup berbagai sektor termasuk transportasi dan komunikasi, infrastruktur sosial, pertanian, energi, industri dan pertambangan, serta lainnya. Proyek-proyek ini berkontribusi menghasilkan pertumbuhan sosial-ekonomi dan meningkatkan standar hidup masyarakat kurang mampu di negara-negara yang paling membutuhkan. Kegiatan SFD dipandu oleh prinsip-prinsip pembangunan internasional dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dana ini juga bekerja memperkuat kerja sama pembangunan melalui kemitraan dengan organisasi regional dan internasional.

Sumber: AETOSWire

Kontak:
Nawaf Alojrush, Direktur Hubungan Media, Saudi Fund for Development
[email protected]
+966112714148

Sumber: Saudi Fund for Development

Reporter: PR Wire
Editor: PR Wire
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar