Ketua Komisi XII DPR Apresiasi Keputusan Pemerintah Pertahankan Harga BBM: Bukti Pihak kepada Rakyat

Rabu, 1 April 2026 – 12:52 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menyambut baik dan menghargai pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dalam konferensi pers tentang kebijakan pemerintah untuk mitigasi risiko global yang dilakukan secara daring dari Korea Selatan, Bahlil menegaskan tidak akan ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) baik yang bersubsidi maupun tidak.

“Komisi XII DPR RI memberikan apresiasi tinggi atas komitmen pemerintah yang tegas ini. Di tengah situasi geopolitik dunia yang memanas, seperti konflik Timur Tengah yang berlanjut, harga minyak mentah dunia terus naik. Ditambah lagi dengan ketidakpastian geoekonomi global, inflasi energi, dan masalah rantai pasok, banyak negara terpaksa menaikkan harga BBM. Namun, Indonesia memilih jalan yang berbeda,” ujar Bambang Patijaya dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, keputusan untuk menjaga harga BBM tetap stabil adalah bukti nyata bahwa pemerintah benar-benar berjuang dan berpihak kepada rakyat.

“Kita tahu tekanan dari luar sangat besar. Tapi pemerintah tidak mau membebani rakyat kecil seperti nelayan, petani, pedagang, dan transportasi umum dengan kenaikan harga. Ini adalah bentuk perjuangan konkret: menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, dan memastikan roda perekonomian rakyat tetap berjalan,” jelasnya.

Bambang Patijaya menambahkan bahwa Komisi XII DPR RI akan terus mengawasi kebijakan ini agar subsidi BBM tepat sasaran, transparan, dan tidak disalahgunakan.

“Pemerintah telah menunjukkan bahwa di tengah badai geopolitik dan ekonomi, kedaulatan energi dan kesejahteraan rakyat tetap jadi prioritas utama. Kami di DPR RI mendukung penuh langkah ini,” tegasnya.

Diketahui, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah tidak akan menyesuaikan harga BBM, baik yang bersubsidi maupun nonsubsidi.

MEMBACA  Harga Target Stephens Naik Jadi $590 Usai Pembaruan Model Keuangan

Hal itu disampaikannya dalam Konferensi Pers mengenai Kebijakan Pemerintah dalam Menyikapi Kondisi Geopolitik Global Terkini, yang digelar secara virtual.

“Untuk penyesuaian harga BBM subsidi, tidak ada kenaikan ataupun penurunan. Artinya tetap, masih memakai harga yang sekarang,” kata Bahlil, Selasa (31/3/2026).

“Untuk BBM nonsubsidi, sampai hari ini kami bersama tim Pertamina dan SPBU swasta lainnya masih melakukan pembahasan hingga selesai,” ujarnya.

Tinggalkan komentar