Belajar dari Dicoretnya Indonesia oleh FIFA Karena Menolak Israel, Bisakah Pernyataan Trump Soal Iran di Piala Dunia Jadi Bumerang?

Selasa, 17 Maret 2026 – 07:30 WIB

Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyentuh partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 telah memicu polemik di dunia sepakbola internasional. Ucapan itu malah membuat beberapa pihak mengingat kasus Indonesia yang dicoret FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 karena menolak kedatangan Timnas Israel.

Trump sebelumnya menyatakan bahwa kehadiran Timnas Iran di Piala Dunia 2026, yang sebagian diselenggarakan di Amerika Serikat, dianggap tidak tepat. Pernyataan ini muncul saat konflik antara AS dan Iran memanas setelah serangan ke beberapa kota di Iran pada akhir Februari lalu.

Dalam postingan media sosialnya pada Kamis, 12 Maret 2026, Trump mengatakan Iran sebenarnya tetap diterima untuk tampil di turnamen sepakbola terbesar itu. Namun, ia mempertanyakan apakah kehadiran tim tersebut akan aman di tengah situasi konflik.

“Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan datang ke Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya pantas bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan mereka sendiri,” ucap Trump.

Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen ini akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Komentar Trump langsung mendapat tanggapan dari Timnas Iran. Melalui akun Instagram resminya, tim berjuluk Melli Team itu mempertanyakan mengapa seorang presiden AS ikut berkomentar mengenai partisipasi mereka di turnamen yang berada di bawah kewenangan FIFA.

“Piala Dunia adalah ajang bersejarah dan internasional, dan badan yang mengaturnya adalah FIFA, bukan negara mana pun,” tulis akun tersebut.

Timnas Iran juga menyindir pernyataan Trump dengan menyatakan tidak ada pihak yang dapat mengecualikan mereka dari turnamen tersebut.

MEMBACA  10 Mobil Bertabrakan Beruntun di Tol Cipularang Arah Jakarta, Petugas Evakuasi Korban

“Tentu saja tidak seorangpun dapat mengecualikan tim nasional Iran dari Piala Dunia. Satu-satunya negara yang bisa dipertanyakan adalah negara yang hanya jadi tuan rumah tetapi tidak mampu memberikan keamanan bagi tim peserta ajang global ini,” lanjut pernyataan itu.

Dalam hasil undian sementara, Iran berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Semua pertandingan grup Iran dijadwalkan berlangsung di wilayah AS, yaitu di Los Angeles dan Seattle. Situasi ini makin sensitif mengingat hubungan politik kedua negara sedang tegang.

Pemerintah Iran bahkan mulai memberi sinyal keras tentang kemungkinan tidak ikut serta di Piala Dunia 2026. Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, secara terbuka mengecam Amerika Serikat setelah tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan yang menurut Teheran dilakukan oleh AS dan Israel.

Tinggalkan komentar