Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyerukan agar universitas memainkan peran penting dalam memperkuat ekonomi lokal melalui penelitian berbasis kearifan lokal.
“Riset adalah jantung kemajuan universitas. Melalui riset yang kuat dan berkelanjutan, universitas tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah; mereka juga memberikan solusi nyata yang menambah nilai bagi ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, Minggu.
Christie menekankan bahwa sektor pendidikan tinggi memiliki tujuan yang berbeda dari pendidikan dasar dan menengah. Jika yang terakhir fokus pada alih pengetahuan, universitas memiliki mandat lebih besar: untuk menghasilkan pengetahuan baru lewat riset dan inovasi.
Untuk itu, penguatan budaya riset di perguruan tinggi adalah kunci untuk menumbuhkan inovasi yang selaras dengan potensi lokal.
Ia mencontohkan proyek-proyek riset di Universitas Riau (Unri), seperti energi biomassa dan pemanfaatan karet alam, yang dinilai punya potensi besar untuk mendukung pengembangan industri daerah berbasis sumber daya sekaligus memperkuat kontribusi kampus terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah.
Saat ini, universitas tersebut tengah menjalankan beberapa penelitian, termasuk pemanfaatan lateks karet alam sebagai bahan pengikat dalam cat emulsi untuk menggantikan bahan sintetis impor.
Selain meningkatkan nilai tambah komoditas karet, inovasi ini berpotensi memperkuat ekosistem industri berbasis sumber daya alam lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani karet.
Wamen menambahkan bahwa riset kelas atas harus memiliki peta jalan yang jelas, target terukur, dan mempertimbangkan ekosistem sekitar, termasuk masyarakat, industri, dan pemerintah daerah.
Ia menekankan pentingnya memperkuat aspek hilirisasi dan analisis ekonomi agar hasil penelitian kampus dapat diadopsi oleh industri dan masyarakat dengan lebih mudah.
Christie juga menegaskan bahwa pemerintah mendorong kolaborasi antara universitas dan koperasi melalui program Koperasi Desa Merah Putih, agar hasil riset dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin universitas tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah; mereka juga harus memanfaatkan kekayaan alam Indonesia untuk menumbuhkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian,” katanya.
Berita terkait: Koperasi desa tidak untuk mematikan usaha kecil lokal: Kementerian
Berita terkait: Indonesia tingkatkan program makanan gratis dengan pelatihan koki nasional
Berita terkait: Transmigrasi dapat mengurangi impor pangan
Penerjemah: Sean Filo, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026