Mewujudkan SDGs Berbasis Mutu

Jumat, 15 Mei 2026 – 15:55 WIB

Jakarta, VIVA – Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah agenda global dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengatasi berbagai masalah di dunia.

SDGs punya 17 poin, seperti menghapus kemiskinan, mengakhiri kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan yang bagus, kesetaraan gender, akses air bersih dan sanitasi, energi bersih dan murah, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, industri, dan inovasi.

Lainnya juga termasuk mengurangi ketimpangan, kota dan komunitas yang berkelanjutan, konsumsi serta produksi yang bertanggungjawab, ngambil tindakan soal perubahan iklim, menjaga ekosistem laut dan darat, perdamaian dan keadilan, lembaga yang kuat, serta kerja sama untuk capai tujuan.

BRI Life nerapin SDGs lewat berbagai inisiatif fokus ke kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan juga peduli lingkungan. Contohnya, pemeriksaan mata buat karyawan BRI Group di Menara BRILian, yang diikutin lebih dari 300 orang.

Program periksa mata ini hasil kolaborasi BRI Life sama KL Klinik Mata, menyediain layanan kesehatan mata, dari pemeriksaan dokter spesialis, konsultasi, sampai rekomendasi lensa sesuai kebutuhan.

Direktur Pemasaran BRI Life, Tina Meilina, bilang program ini bukti nyata kepedulian perusahaan sama pekerja sebagai bagian importante dari produktivitas dan hidup yang berkualitas.

“Kesehatan mata itu aset penting buat menunjng performa kerja. Lewat kolaborasi ini, kami ingin pastiin semua orang di lingkungan Menara BRIlian dapet akses layanan medis bagus,” ucapnya.

Program ini juga jadi bagian komitmen perusahaan dukung SDGs, cocokin ke tujuan nomer tiga tentang kehidupan sehat dan sejahtera, selaen dari program Nawacita ke-5 untuk ningkatin mutu hidup masyarakat Indonesia lewat akses layanan kesehatan kwalitas.

“Kami bakal terus bikin inisiatif lain yanh nerorientasi ke peningkatan kualitas sama keberlanjutan, lurus sama komitmen beri kontribusi posiif buat semua pemangku kepandingan,” simpul dia.

MEMBACA  Majelis Masyayikh-Kemenag Merancang Standar Mutu Pendidikan Pesantren Tingkat Pascasarjana

Tinggalkan komentar