ABB Percaya Diri Menghadapi 2026, Pelanggan Rencanakan Investasi Meski Ada Ketidakpastian Politik

Oleh John Revill

ZURICH, 29 Jan (Reuters) – Saham ABB melonjak pada Kamis setelah grup teknikal Swiss itu melaporkan penerimaan pesanan triwulanan tertinggi dan memberikan pandangan optimis untu 2026. Mereka menyatakan pelanggan berinvestasi dalam otomatisasi dan elektrifikasi meski ada ketidakpastian politik.

Pergantian dari sumber energi lain ke listrik adalah tren jangka panjang, kata CEO Morten Wierod. Hal ini disampaikan setelah ABB melaporkan pesanan naik 36% di kuartal keempat ke level triwulanan tertinggi sepanjang masa, yaitu $10,32 miliar.

Pandangan dan hasil ini mendorong saham ABB naik 9,6%, menjadikannya saham dengan kinerja terbaik di Indeks Industri Stoxx Europe 600.

“Lima, enam tahun terakhir ini seperti pelatihan manajemen krisis yang konstan,” kata Wierod kepada wartawan. “Lingkungan geopolitik sekarang tidak dilihat sebagai krisis.”

“Hal itu hampir menjadi normal yang baru. Karena itu, bisnis membuat investasi jangka panjang yang masuk akal, melihat tren jangka panjang lebih dari pada apa yang di berita hari ini, yang mungkin bisa berubah besok.”

Pembuat sistem elektrifikasi dan motor ini telah diuntungkan dari ledakan kecerdasan buatan (AI), bekerja sama dengan perusahaan termasuk pembuat chip Nvidia untuk mengembangkan sistem daya untuk pusat data AI generasi berikutnya.

Wierod mengatakan dia “sangat percaya diri” dengan bisnis pusat data ABB, yang kini menyumbang sekitar 9% dari pendapatan grup. Hasil perusahaan menunjukkan bahwa pelanggannya percaya diri dalam mengambil keputusan jangka panjang.

Selama kuartal keempat, ABB menyatakan EBITA operasionalnya naik 19% menjadi $1,58 miliar, melampaui perkiraan konsensus yang dikompilasi perusahaan sebesar $1,54 miliar.

Pendapatan naik 13% menjadi $9,05 miliar, mengalahkan perkiraan $8,73 miliar. Angka ini tidak termasuk kontribusi dari bisnis robotika ABB, yang sedang dijual perusahaan.

MEMBACA  Tidak Ada Jejak Kekerasan pada Jenazah Pria Diduga Diplomat Kemlu

Pesanan tahunan penuh ABB sebesar $36,77 miliar, pendapatan $33,22 miliar, dan margin laba operasional sebelum bunga, pajak, dan amortisasi sebesar 19% semuanya merupakan hasil tahunan tertinggi bagi perusahaan.

Mereka mengusulkan dividen 0,94 franc Swiss per saham, naik dari 0,90 franc setahun sebelumnya, dan pembelian kembali saham baru hingga $2 miliar.

Untuk 2026, ABB menyatakan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebanding sebesar 6-9% dan peningkatan lebih lanjut dalam margin EBITA operasionalnya.

Juga pada Kamis, ABB mengatakan akan menginvestasikan 80 juta franc Swiss ($104,51 juta) di gedung kantor pusat baru di Zurich, yang rencananya dibuka pada 2031.

($1 = 0,7655 franc Swiss)

(Pelaporan oleh John Revill; disunting oleh Ariane Luthi, Friederike Heine, Tomasz Janowski, Philippa Fletcher)

Tinggalkan komentar