Dasco: Keponakan Prabowo Mengundurkan Diri dari Gerindra per 31 Desember 2025

Rabu, 21 Januari 2026 – 15:10 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan bahwa Tommy Djiwandono, yang juga merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto, sudah tidak lagi tercatat dalam struktur kepengurusan partai.

“Pak Tommy Djiwandono itu sudah tidak ada dalam struktur kepengurusan yang baru sejak kami mengadakan Munas kemarin. Jadi sebagai pengurus partai, dia sudah tidak aktif,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Januari 2026.

Dasco menjelaskan bahwa Tommy sudah mengundurkan diri dari Partai Gerindra, berlaku sejak 31 Desember 2025 yang lalu.

“Kemudian, per tanggal 31 Desember 2025, yang bersangkutan sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai pengurus partai,” jelasnya.

“Jadi efektif sejak 31 Desember, dia sudah mengajukan pengunduran diri. Kalau ditanya sekarang, pertama dia sudah bukan pengurus, dan kedua dia memang sudah mengundurkan diri per tanggal itu,” lanjut Dasco.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan bahwa tiga nama yang diusulkan Presiden Prabowo sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menggantikan Juda Agung, saat ini sedang dibahas di Badan Musyawarah (Bamus) DPR.

Ketiga nama yang diusulkan tersebut adalah Dicky Kartikoyono, Solihin M. Juhro, serta Thomas Djiwandono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Misbakhun memastikan bahwa ketiga calon tersebut akan mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk mengisi jabatan itu, yang rencananya akan dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari dan Senin, 26 Januari 2026.

MEMBACA  Golkar Akan Memegang Peran Strategis dalam Pemerintahan Prabowo dengan Kekuatan di Parlemen

Tinggalkan komentar