Resmi Ditunjuk Pelatih Timnas Indonesia, Gaji John Herdman Ternyata Jauh Lebih Tinggi dari Prabowo

Minggu, 4 Januari 2026 – 00:04 WIB

Penunjukkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia bukan cuma menandai awal era baru, tapi juga bikin publik penasaran sama hal lain di luar lapangan: nilai kontraknya.

Di tengah euforia ganti pelatih, gaji Herdman jadi sorotan karena katanya jauh lebih besar dari penghasilan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam sebulan.

PSSI secara resmi umumkan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2025. Ini sekaligus mengakhiri spekulasi tentang pengganti Patrick Kluivert.

Herdman jadi pelatih asal Britania Raya terbaru yang tangani Timnas Indonesia, setelah sebelumnya ada Peter Withe dan Simon McMenemy.

Bedanya dari pelatih sebelumnya, Herdman punya reputasi internasional yang kuat, terutama karena berhasil bawa Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022.

PSSI bilang penunjukan Herdman adalah langkah strategis untuk bangun fondasi jangka panjang. Pengalamannya dianggap penting, karena dia satu-satunya pelatih yang pernah bawa tim nasional putra dan putri dari satu negara ke Piala Dunia.

Posisi di Timnas Indonesia ini juga jadi pekerjaan permanen pertama Herdman setelah dia tinggalkan Toronto FC. PSSI kasih kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan, dan dia juga akan tangani tim U-23.

Sekarang perhatian publik tertuju pada besaran gajinya. Media Kanada, canadiansoccerdaily.com, laporkan bahwa PSSI tawarkan bayaran sekitar 40.000 dolar AS (sekitar Rp600 jutaan) per bulan.

Media Kanada lain, Waking The Red, juga sebut faktor finansial sebagai salah satu alasan Herdman terima tawaran ini.

“Uang dan waktu yang tepat tampaknya punya peran besar dalam keputusan John Herdman kembali ke manajemen internasional,” tulis mereka.

Informasi ini diperkuat sama jurnalis Kanada, Ben Steiner, lewat media sosial X. Dia sebut kesepakatan Herdman mencakup gaji bulanan sekitar USD 40.000 dan masa kerja mulai 2026.

MEMBACA  Pendukung Anies Mendirikan Relawan PA'DOEL, Kemudian Mendukung Pramono-Rano di Pilkada Jakarta

Halaman Selanjutnya

Dengan kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan, Herdman diperkirakan terima sekitar Rp8 miliar per tahun. Jika diperpanjang sampai empat tahun, total pendapatannya bisa capai sekitar Rp32,2 miliar hingga 2030.

https://iieta.org/ojs/index.php/index/user/getInterests?term=44742019229&o2x=LC7k