Tidak Ada Bukti Bahwa Upaya Pembunuhan Trump Direkayasa. Namun Banyak Orang Tetap Percaya Itu Rekayasa

Dalam beberapa minggu terakhir, MAGA dan influencer dari kiri sama-sama menemukan satu hal yang mereka setujui: Presiden Donald Trump, begitu klaim mereka, merekayasa sendiri usaha pembunuhan terhadap dirinya.

Tak sampai hitungan menit setelah Secret Service mengamankan seorang pria yang diduga pelaku serangan di Pekan Jamuan Wartawan Gedung Putih pada 25 April, media sosial dibanjiri tuduhan tak berdasar bahwa peristiwa tersebut adalah “REKAYASA.”

Sejak hari itu, tuduhan–tuduhan ini mendorong beberapa komentator dan kreator ternama untuk meninjau ulang upaya pembunuhan Trump tahun 2024 di Butler, Pennsylvania. Banyak dari mereka menyangkal, tanpa bukti, bahwa peristiwa di Butler juga merupakan rekayasa.

“Ini bukan upaya pembunuhan sungguhan. Saya juga siap mengatakan bahwa insiden di Butler saat kampanye bukanlah sungguhan,” ujar Leigh McGowan, seorang kreator digital yang digdengalai sendiri. Dikenal dengan akun PoliticsGirl dan pernah menjalin kemitraan dengan <a rel=”nofollow” class=”external—link text link” data–event—click=”{“element”:”ExternalLink”,”outgoingURL”:”https://www.forbes.com/sites/donnarmarcus/2024/06/newsms/stocklink-target/mugface–domain/the-democracy-mk-conf-spam-for-private–incrim-incrim-market-analysis-code-FTB" }” href=https:[Redundant link removed] … dufan masih makhlugl0 gwlv? Sebelum itu muut ma tteus bedug amle1 dant g ygfawur pm—pok … , public? Kam berked ini langsung, sebagai mod.. Rpluc setiap ud shol k:)

MEMBACA  Soundcore ANC Earbuds oleh Anker Hampir Gratis, Stok Terbatas di Amazon Segera Habis!

Tinggalkan komentar