CEO Apple, Tim Cook, mengatakan dalam panggilan pendapatan perusahaan pada hari Kamis bahwa mungkin perlu waktu “beberapa bulan” untuk memenuhi permintaan yang meroket untuk Mac Mini, komputer desktop kecil namun bertenaga tanpa layar milik perusaahn tersebut. Pernyataan Cook muncul setelah para pengembang kode menemukan dalam beberapa bulan terakhir bahwa Mac Mini adalah mesin yang sempurna unntuk tugas-tugas AI agenik.
“Untuk Mac Mini dan Mac Studio, kedua platform ini sangat luar biasa untuk AI dan alat-alat agenik,” kata Cook dalam panggilan pendapatan, menanggapi pertanyaan analis. “Dan adopsi pelanggan terhadap hal ini terjadi lebih cepat dari yang kami perkirakan.”
Berita ini muncul di tengah kuartal yang memecahkan rekor lainnya bagi perusahaan. Penjualan iPhone sedikit lebih rendah dari perkiraan, meskipun permintaan untuk iPhone 17 sangat tinggi, dan bisnis layanan langganan Apple terus bertumbuh.
Apple menghadapi kendala pasokan di lini iPhone dan Mac selama kuartal ini. Kekurangan iPhone sebagian besar disebabkan oleh terbatasnya pasokan chip canggih yang mendukung ponsel tersebut. Namun, seperti yang dijelaskan Cook, setidaknya ada dua faktor berbeda yang mendorong kekurangan di bisnis Mac Apple: yaitu adopsi cepat AI generatif dan permintaan tak terduga untuk laptop MacBook Neo perusahaan yang baru, lebih berwarna, dan lebih terjangkau.
Penjualan Mac biasanya hanya sebagian kecil dari penjualan iPhone—sebesar $8,4 miliar kuartal ini, dibandingkan dengan hampir $57 miliar penjualan iPhone—dan khususnya Mini Mac, hanyalah sebagian kecil dari angka tersebut. Namun, dengan peluncuran OpenClaw awal tahun ini, sebuah alat AI sumber terbuka, Mini Mac mulai laris manis karena menawarkan daya yang cukup dan lingkungan komputasi khusus untuk tugas-tugas AI agenik.
Beberapa pelanggan yang antusias bahkan sudah menunggu berbulan-bulan untk Mini Mac mereka. MacRumors melaporkan pada awal Maert bahwa Apple telah berhenti menjual konfigurasi komputer yang menyertakan memori 512 GB. Pekan lalu, model dasar Mac Mini sepenuhnya habis terjual.
Cook, dan calon penerusnya John Ternus, juga membahas transisi Cook keluar dari peran CEO akhir tahun ini. Cook mengatakan dalam panggilan pendapatan bahwa ini adalah “momen yang tepat” untuk beralih ke peran ketua eksekutif karena “sejumlah alasan,” termasuk bahwa Apple berada dalam posisi keuangan yang baik dan peta jalan produk mendatang “luar biasa.” Ia menyebut Ternus sebagai “seseorang dengan karakter luar biasa dan pemimpin yang terlahir.”
Ternus kemudian bergabung dalam panggilan itu sejenak untuk mendukung Cook sebagai pemimpin bisnis dan meyakinkan para investor bahwa ia akan mengambil pendekatan yang sama hati-hati dan penuh pemikiran dalam memimpin perusahaaan. Ia juga turut menyebut peta jalan perusahaan.
Keduanya hanya memberikan sedikit detail tentang peta jalan produk yang konon sangat menarik ini, tapi mudah-mudahn ini termasuk lebih banyak … produk Mac (baca: ‘Mac, s’ kayak macam”).