Hanya ada sedikit trope dalam fiksi ilmiah seikonik alam semesta cermin: konsep bahwa di suatu tempat, ada dunia yang merupakan refleksi dari dunia kita sendiri. Ternyata, ide ini tidak sepenuhnya mustahil—setidaknya, secara molekuler.
Banyak ilmuwan percaya bahwa pada akhirnya kita akan memiliki kemampuan teknologi untuk menciptakan versi alam semesta cermin dari blok penyusun kehidupan dan, dari sana, seluruh organisme cermin seperti bakteri. Namun, beberapa ilmuwan yang sama justru mengkhawatirkan skenario terburuk yang mungkin terjadi—dan mereka secara aktif mendorong pelarangan atau setidaknya pembatasan ketat terhadap riset semacam itu.
Struktur banyak molekul memiliki susunan spasial yang tidak dapat ditumpukkan persis. Artinya, jika Anda mencoba menumpuk molekul semacam itu dan kembaran cerminnya yang identik secara kimiawi, keduanya tidak akan bertumpuk sempurna, seperti tangan kanan dan kiri kita. Sifat geometris ini secara formal disebut kiralitas, meskipun sering disebut sebagai handedness atau sifat kidal.
Kehidupan sebagian besar terdiri dari hal-hal yang memiliki homokiralitas, yang berarti mereka secara alami selalu eksis sebagai versi handed tertentu. Materi genetik, DNA dan RNA, misalnya, hanya dibangun menggunakan molekul gula right-handed, dan protein yang dihasilkan oleh kehidupan terbuat dari asam amino left-handed. Demikian pula, reseptor pada sel kita biasanya hanya cocok dengan satu versi handed tertentu dari suatu molekul (meskipun bayangan cermin dari molekul itu berpotensi memicu reseptor lain).
“Saya ketakutan membayangkan jika sesuatu seperti ini lolos—itu dia, kita selesai.”
Ada banyak molekul di luar sana yang merupakan campuran dari kedua bentuk handed, dan para ilmuwan telah mampu mensintesis versi bayangan cermin dari molekul-molekul dan menggunakannya dengan baik, seperti pada obat-obatan tertentu (misalnya, esomeprazole left-handed sedikit lebih efektif untuk mengobati refluks asam dibandingkan omeprazole yang mengandung campuran molekul right-handed). Dan secara teori, dimungkinkan untuk menciptakan blok penyusun kehidupan dan bahkan seluruh organisme hidup dari molekul-molekul bayangan cermin, atau yang dikenal sebagai mirror life.
Meskipun kelihatannya keren, beberapa ilmuwan mulai berargumen bahwa kita harus menjauhi kemungkinan ini, bertindak sangat hati-hati. Organisme cermin seperti bakteri berpotensi menyebar tanpa terkendali ke lingkungan dan di dalam tubuh kita, karena mereka mungkin tidak terlihat secara molekuler oleh pertahanan alami kita. Dalam skenario terburuk, organisme ini bisa menjadi ancaman katastropik bagi umat manusia dan dunia.
Para ilmuwan telah mulai mengorganisir konferensi untuk membahas topik ini, dan beberapa dari mereka menyerukan pelarangan total terhadap riset apa pun yang memungkinkan terciptanya kehidupan cermin. Namun, ilmuwan lain kurang pesimis dan berpendapat bahwa riset semacam ini, jika dikelola dengan aman, masih bisa menghasilkan kemajuan di bidang kedokteran dan lainnya. Salah seorang dari mereka berkata, “How seriously do I take the threat of mirror life? Not at all.“
Untuk edisi Giz Asks kali ini, kami menghubungi para ahli dalam biologi sintetis, teknik, dan bidang relevan lainnya, untuk berdiskusi tentang kehidupan cermin. Mungkinkah kehidupan semacam itu benar-benar diciptakan, dan pantaskah kita Untuk mencobanya? Berikut ini respons yang telah disunting ringan untuk kejelasan dan tata bahasa.
Richard Robinson
Profesor ilmu material dan teknik di Cornell University.
Saya pikir ini adalah pertanyaan yang sangat menarik, karena “kehidupan cermin” berada di persimpangan kimia, biologi, ilmu material, dan spekulasi. Kehidupan di Bumi secara dominan menggunakan satu handedness untuk molekul seperti asam amino dan gula. Membayangkan handedness yang berlawanan adalah eksperimen pikiran yang menarik, tetapi penting untuk menyadari seberapa jauh kita dari mewujudkan kehidupan cermin yang fungsional secara penuh.
Secara kimiawi jika melijhat ke belakang, kita punya pola bagaimana kiralitas dapat muncul, namun bayangkan makhluk hidup mikrobiologis: enzim…