Samsung Akan Menutup Aplikasi Messages-nya. Langkah Selanjutnya yang Perlu Diambil

Samsung menyampaikan kepada pengguna bahwa saatnya telah tiba untuk beralih dari aplikasi Messages miliknya ke Google Messages: aplikasi ini akan dihentikan pada bulan Juli setelah bertahun-tahun perusahaan tidak lagi memasangnya secara prabawaan di ponsel Galaxy.

Pada laman informasi mengenai peralihan ini, Samsung mengarahkan ke petunjuk tentang cara beralih ke aplikasi Messages dari Google, termasuk untuk ponsel yang masih menggunakan Android 12 dan 13. Secara historis, Samsung telah memasang aplikasi Messages sendiri di ponsel Galaxy, namun mulai beralih ke Google Messages sejak tahun 2021.

Untuk mendorong pengguna beralih, petunjuk dari Samsung memuat fitur-fitur baru yang ditawarkan Google Messages, seperti pengiriman pesan berbasis RCS untuk indikator sedang mengetik, obrolan grup yang lebih mudah, dan pengiriman gambar berkualitas lebih tinggi. Aplikasi Messages dari Google juga dilengkapi deteksi spam berbasis AI, filter spam, akses pesan multi-perangkat, serta beberapa fitur AI Gemini bawaan. Aplikasi ini juga merupakan aplikasi pesan default yang digunakan sebagian besar ponsel Android, termasuk Galaxy S26 terbaru dari Samsung. Terdapat alternatif aplikasi SMS lain di Google Play Store jika Anda tidak ingin menggunakan yang dibuat oleh Google.

Samsung belum menyatakan tanggal pastinya di bulan Juli kapan aplikasi ini berhenti berfungsi. Perwakilan Samsung tidak segera menanggapi permintaan komentar. Setelah aplikasi dinonaktifkan, hanya pengiriman pesan ke layanan darurat yang akan tetap berjalan di Samsung Messages.

Meskipun Samsung telah menghentikan penggunaannya sebagai aplikasi pesan default pada 2021, baru pada 2024 Samsung berhenti memasangnya secara prabawaan bersama Google Messages. Galaxy S26 tidak dapat mengunduh aplikasi Samsung Messages, dan ponsel lain juga tidak akan bisa mengunduhnya setelah aplikasi ini dihentikan pada Juli nanti.

MEMBACA  Uji Terbaru Starship Ungkap Masalah Baru untuk SpaceX Atasi

Samsung menyatakan pengguna Android 11 atau lebih rendah tidak terdampak penghentian layanan ini, namun juga akan mendapat manfaat dengan beralih ke aplikasi pesan yang masih didukung seperti Google Messages. Untuk beralih, perusahaan meminta pengguna mengunduh aplikasi tersebut jika belum terpasang dan menetapkannya sebagai aplikasi SMS default saat diminta setelah membukanya.

Postingan tersebut juga mencatat bahwa pengguna Galaxy Watch lama yang berjalan dengan sistem operasi Tizen milik Samsung tidak akan lagi memiliki akses ke riwayat percakapan penuh karena jam tangan ini tidak dapat menggunakan Google Messages. Samsung menyatakan mereka masih dapat membaca dan mengirim pesan teks, namun jam tangan terbaru perusahaan (Galaxy Watch 4 dan sesudahnya) yang menjalankan WearOS akan tetap memiliki akses ke percakapan lengkap.

Tinggalkan komentar