Eufy merupakan salah satu merek favorit saya untuk kamera keamanan rumah tanpa langganan, jadi saya tertarik untuk mengetahui apa yang akan diungkapkan merek ini pada Anker Day hari Kamis lalu. Satu pengumuman langsung menarik perhatian saya: Eufy meluncurkan agen AI baru bernama EdgeAgent yang akan beroperasi secara lokal pada perangkat pendamping baru yang disebut Smart Security Shield.
Smart Security Shield adalah sensor sekaligus kamera dengan sudut pandang 180 derajat dan dilengkapi teknologi kunci keamanan digital untuk mencegah akses yang tidak sah. Perangkat ini utamanya dirancang untuk penggunaan di luar ruangan, di mana chipset AI onboard-nya menggunakan pengenalan wajah untuk mengidentifikasi teman dan keluarga dari jarak hingga 100 kaki. Eufy menyatakan perangkat ini akan kompatibel dengan berbagai bundel perangkat keras dan layanan dari perusahaan tersebut.
Karena EdgeAgent sepenuhnya bersifat lokal, ia tidak perlu bertukar data dengan server daring. Eufy mengklaim hal ini membuat pemrosesan AI menjadi 63% lebih cepat dibandingkan sistem berbasis cloud milik pesaing, sehingga memangkas keterlambatan menjadi hanya beberapa detik.
EdgeAgent akan mampu memproses data dan mengaktifkan tindakan keamanan tertentu berdasarkan analisisnya, seperti menyalakan lampu sorot, mengeluarkan peringatan suara, atau mengirim notifikasi ke ponsel—termasuk deskripsi teks tentang apa yang terdeteksi oleh sensor kamera.
Fitur-fitur AI semacam ini sudah lazim saya lihat dalam satu-dua tahun terakhir pada sebagian besar merek keamanan besar, termasuk Blink, Ring, Google Nest, dan Arlo. Namun, versi Eufy menghadirkan sesuatu yang berbeda dan sangat saya sukai.
Dua Keunggulan Unik dari Agen AI Eufy
Aplikasi Eufy mendukung penyimpanan video lokal, di antara berbagai fitur yang mengedepankan privasi.
Eufy
Pertama, kemampuan seperti pengenalan wajah dan pemberitahuan deskriptif berdasarkan analisis AI pada merek lain selalu memerlukan biaya langganan, yang bisa berkisar antara $4 hingga $20 per bulan. Eufy tetap konsisten dengan model tanpa langganannya, menjadikannya cara paling terjangkau yang pernah saya lihat untuk mendapatkan deteksi semacam ini.
Kedua, tanpa data cloud dan dengan praktik penyimpanan video lokal Eufy, penggunaan AI ini lebih aman dan lebih berorientasi privasi dibandingkan versi pada kamera keamanan lainnya. Saya tidak akan mengatakan ini sepenuhnya aman—tidak ada yang 100% aman—tetapi ketika pemrosesan tetap berada di perangkat, kemungkinan data digunakan untuk melatih model AI, dicuri dalam kebocoran data, atau dimata-matai oleh karyawan perusahaan menjadi lebih kecil, terutama dengan tambahan enkripsi. Eufy tetap menawarkan layanan penyimpanan cloud bagi siapa saja yang menginginkannya.
Eufy berre ncana meluncurkan AI-nya bersama Smart Security Shield pada paruh kedua tahun 2026. Saya akan memberi tahu Anda lebih lanjut begitu mendapat kesempatan untuk mengujinya dan melihat perbandingannya dengan fitur-fitur yang biasanya berbayar.