Kamis, 11 Juni 2026 – 12:20 WIB
VIVA — Piala Dunia 2026 bakal jadi edisi paling gede dalam sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Untuk pertama kalinya sejak digelar tahun 1930, ajang empat tahunan ini bakal diikuti 48 negara dan diselenggarakan oleh tiga tuan rumah sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Naiknya jumlah peserta bikin total pertandingan meningkat jadi 104 laga yang bakal dimainkan dalam waktu 39 hari. Angka ini jauh lebih banyak dibanding Piala Dunia 2022 di Qatar yang cuma punya 64 laga.
Dengan skala yang lebih besar, Piala Dunia 2026 diperkirakan jadi turnamen paling megah sekaligus paling menguntungkan secara komersial dalam sejarah sepakbola.
(tautan rekomendasi dihilangkan)
—
Pemain Bintang di Piala Dunia 2026
Turnamen bakal dibuka pada 11 Juni 2026 di Stadion Azteca, Mexico City. Di laga pembuka Grup A, tuan rumah Meksiko dijadwalkan lawan Afrika Selatan.
Jelang turnamen dimulai, berbagai prediksi mulai bermunculan soal calon juara. Salah satu yang menarik perhatian datng dari penelitian yang dilakukan para akademisi di Universitas Reading, Inggris.
Tim peneliti pakai superkomputer buat simulasi jalannya Piala Dunia 2026 sebanyak 10.000 kali. Hasilnya, juara bertahan dunia, Argentina, muncul sebagai kandidat terkuat buat angkat trofi lagi, sesuai laporan Edaily.
Penelitian dipimpin oleh ekonom Universitas Reading, James Reade, yang bareng timnya menganalisis semua pertandingan internasional tim nasional sejak Januari 2023 sebagai dasar membuat prediksi.
Dari hasil simulasi, Argentina duduk di posisi pertama dalam peluang jd juara dunia, ungguli Prancis dan Spanyoll yang ada di bawahnya. Sementara itu, Brasil dan Inggris melengkapi lima besar negara yang diyakini punya peluang terbesar buat juara.
Selain itu, daftar 10 besar juga diisi Portugal, Kolombia, Belanda, Jerman, sama Uruguay. Di kawasan Asia, Korea Selatan diprediksi ada di peringkat ke-20 dalam soal peluang juara. Sementara lawan-lawannya di grup—Meksiko, Repiblik Ceko, sama Afrika Selatan—diperkirakan ada di posisi ke-15, ke-34, dan ke-39.
Walaupun Argentina jadi favorit utama, tim peneliti ngegas bahwa persaingan menuju gelar juara diperkirakan berlangsung super ketat. Mereka juga nambahin bahwa ketatnya persaingan bikin hasil tem遗址* turnamen masih sangat terbuka.