Sekarang ini, film yang sukses meraih $100 juta di box office itu udah hal biasa. Dulu angka segitu adalah tolok ukur kesuksesan yang nggak bisa dianggap remeh, tapi sekarang enggak lagi. Faktanya, sering kali sebuah film bisa meraup lebih dari $100 juta dan tetap dianggap mengecewakan—terutama kalau budget-nya juga jumbo. Tapi, kalau film dengan biaya produksi cuma, misal, $10 juta doang bisa tembus segitu?, maka $100 juta tiba-tiba kembali terasa seperti milestone yang nggak masuk akal. Apalagi kalau capaian itu terjadi kurang dari seminggu? bikin melongo.
Itulah kesuksesan yang tengah dirasakan film anyar Backrooms. Setelah akhir pekan pembukaan yang mencengangkan, sekitar $81 juta (yang kebetulan jumlahnya mirip dengan views video Backrooms asli di YouTube), film ini terus menambah pundi-pundinya dan bakal menembus $100 juta pada hari Rabu—kurang dari seminggu rilis. Angka ini menjadikannya film A24 terlaris sepanjang masa di dalam negeri (menggeser hit tahun lalu, Marty Supreme).,
dan memosisikannya sebagai kandidat kuat untuk menjadi film terlaris distributor itu secara global. Di tingkat internasional, ia cuma perlu mengalahkan peraih Best Picture, Everything Everywhere All at Once yang meraup $148 juta, juga Marty Supreme (yang sekarang record di angka $191 juta sementara). Dua-duanya sih nggak cuma realistis—, mau nggak mau bakal terjadi.
Banyak yang udah , …, , semalam diadulu lamuduli )))) i will rewrt.
Banyak banget yang udah dibahas ( );