5 Aplikasi Bloatware yang Harus Segera Dihapus dari Ponsel Samsung Anda

Kerry Wan/ZDNET

Ponsel Samsung terkenal karena One UI, salah satu antarmuka Android yang paling fungsional dan intuitif. Meski sangat bisa disesuaikan, ponsel ini sering dibundel dengan *bloatware* bawaan. Beberapa aplikasi Samsung seperti Wearable dan Wallet berguna dalam ekosistem Samsung. Tapi, setidaknya ada lima aplikasi bawaan yang jarang dipakai bahkan oleh pengguna setia Samsung.

*Bloatware* bawaan bisa beda tergangkat perangkat, harga, dan lini produk, tapi banyak yang umum di semua ponsel Galaxy. Meski tidak bisa dihapus semua, aplikasi ini mudah dinonaktifkan dan bisa diaktifkan kembali jika dibutuhkan.

**Baca juga:** Samsung tawarkan promo $120 untuk pengguna Galaxy Z Fold dan Flip 7 – cara klaim gratis

Meski tidak selalu tak berguna, kebutuhan tiap pengguna berbeda. Kalau tidak dipakai, lebih baik hapus atau nonaktifkan aplikasi Samsung ini untuk menghemat memori dan mengurangi pemakaian baterai di latar belakang.

1. Global Goals

Aplikasi Global Goals dari Samsung promosikan keberlanjutan. Pengguna bisa dapat uang lewat aplikasi ini dengan menonton iklan atau donasi ke Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. *”Samsung Global Goals adalah upaya global untuk perbaiki planet dan kehidupan sehari-hari sebelum 2030,”* kata perusahaan. Ide bagus, tapi bukan semua pengguna Samsung mau donasi lewat aplikasi, dan tidak semua mau punya ini di perangkat mereka.

2. Samsung Free

**Prakhar Khanna/ZDNET**

Samsung Free tawarkan cara nonton film, acara TV, siaran langsung, berita terbaru, dan lainnya secara gratis. Jika terdengar mirip Samsung TV Plus, memang benar. Bahkan, aplikasi ini ada tombol “Watch on TV Plus” yang mengarahkan ke aplikasi lain untuk nonton hal yang sama. Selain fitur TV Plus, ada dua tab tambahan bernama Read dan Play untuk baca artikel berita dan main game.

MEMBACA  Aplikasi AI yang berguna ini bisa membaca apapun untuk Anda secara gratis - sekarang dalam 32 bahasa

**Baca juga:** Punya ponsel Samsung? Ubah 7 seting ini untuk tingkatkan daya baterai secara drastis

Samsung Free adalah gabungan Galaxy Store, Samsung TV Plus, dan lainnya, tapi tidak wajib. Ini salah satu *bloatware* tidak berguna yang sebaiknya dihapus segera setelah *setup* ponsel.

3. Samsung TV Plus

Layanan streaming TV gratis berbasis iklan milik Samsung. Mungkin berguna kalau belum berlangganan layanan streaming lain. Jika beruntung, bisa temukan film yang biasanya berbayar di Amazon Prime Video secara gratis. Ada lebih dari 1.200 saluran di 24 negara.

Tapi, Samsung TV Plus tidak seperti Apple TV atau Prime Video. Perusahaan Korea Selatan ini tidak produksi acara TV atau film orisinil. Kalau tidak menonton TV di ponsel dan sudah langganan Netflix, HBO Max, atau sejenisnya, lebih baik hapus Samsung TV Plus.

4. Samsung Shop

Aplikasi Samsung Shop ya, jelas aplikasi belanja untuk produk Samsung. Tujuannya menyediakan konten lebih personal seperti rekomendasi produk dan penawaran khusus untuk produk terdaftar. Mirip aplikasi Apple Store di iPhone, bisa cek promo dan benefit produk Samsung terbaru.

**Baca juga:** Saya ubah 10 setelan ponsel Samsung untuk peningkatan performa instan

Tapi, notifikasi promo bisa jadi gangguan dan mengganggu pengalaman One UI. Bisa selalu cek situs Samsung untuk info promo, jadi lebih baik hapus aplikasi ini untuk hemat penyimpanan.

5. Samsung Kids

**Prakhar Khanna/ZDNET**

Aplikasi ini dirancang untuk anak-anak dan bertujuan bantu kembangkan kemampuan berpikir. Samsung bilang ini tempat aman untuk anak kecil dan bantu bangun kebiasaan digital yang sehat. Jika punya anak, Samsung Kids mungkin layak dicoba.

Tapi, tidak semua pengguna Galaxy punya anak. Bagi mereka, ini aplikasi boros memori yang kirim notifikasi tidak diundang jika tombol “Allow” ditekan.

MEMBACA  Temuan laporan: 66% pemimpin tidak akan merekrut seseorang tanpa keterampilan kecerdasan buatan

**Baca juga:** Verizon kasih ponsel Samsung Z Flip 7 gratis sekarang – cara dapatkannya

Kebanyakan ponsel Galaxy Samsung datang dengan aplikasi bawaan Microsoft dan media sosial seperti Facebook dan Snapchat. Ada juga aplikasi lain seperti Gaming Hub, yang mungkin berguna untuk gamer tapi tidak untuk pengguna fokus produktivitas.

Tiap aplikasi bawaan bisa berguna buat sebagian orang tapi boros memori buat yang lain. Sangat disarankan untuk cek aplikasi terinstal setelah *setup* ponsel, agar bisa hapus *bloatware* yang tidak diperlukan.