Saham Tertekan Didorong Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi

Saham Tertekan Didorong Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi

Indeks S&P 500 ($SPX) (SPY) hari ini turun -0,80%, Indeks Rata-Rata Industri Dow Jones ($DOWI) (DIA) turun -0,83%, dan Indeks Nasdaq 100 ($IUXX) (QQQ) turun -0,98%. Futures E-mini S&P Juni (ESM26) turun -0,84%, dan Futures E-mini Nasdaq Juni (NQM26) turun -0,98%. Saham bergerak lebih rendah hari ini karena perang di Iran berlanjut hingga hari ke … Baca Selengkapnya

Harga Emas Global Bangkit, Melonjak 2% Bersamaan dengan Koreksi Minyak

Harga Emas Global Bangkit, Melonjak 2% Bersamaan dengan Koreksi Minyak

Kamis, 26 Maret 2026 – 00:26 WIB Jakarta, VIVA – Harga emas global mengalami pemulihan bersamaan dengan penurunan harga minyak dunia. Hal ini meredakan kekhawatiran pasar tentang tekanan inflasi yang berkepanjangan. Sentimen ini muncul saat ada laporan bahwa Amerika Serikat (AS) sedang menyusun proposal perdamaian untuk Iran guna mengakhiri konflik di Timur Tengah. Harga emas … Baca Selengkapnya

Harga Game Kartrid _Switch 2_ Diprediksi Lebih Mahal daripada Versi Digital

Harga Game Kartrid _Switch 2_ Diprediksi Lebih Mahal daripada Versi Digital

Ingin memiliki secara fisik game buatan Nintendo berikutnya? Itu akan menjadi semakin seperti kemewahan di era Switch 2. Nintendo mengumumkan hari ini bahwa harga game fisik dan digital untuk Switch 2 akan berbeda mulai Mei 2026. Kemungkinan besar, ini berarti Anda harus membayar lebih hanya untuk memiliki kartrid game fisik. Dalam pernyataannya, Nintendo menyebutkan game … Baca Selengkapnya

Harga Minyak Berpotensi Capai Rp2,5 Juta per Barel, Ancaman Resesi Mengintai Dunia!

Harga Minyak Berpotensi Capai Rp2,5 Juta per Barel, Ancaman Resesi Mengintai Dunia!

Kamis, 26 Maret 2026 – 00:05 WIB Jakarta, VIVA – CEO BlackRock, Larry Fink, memperingatkan bahwa lonjakan harga minyak global bisa memicu resesi jika mencapai level tinggi dan bertahan lama. Dia bilang harga minyak bisa naik sampai US$150 per barel atau sekitar Rp2.535.000 (kurs Rp16.900). Menurutnya, level seperti itu akan berdamak besar pada perekonomian global. … Baca Selengkapnya

Novela ‘The Gathering’ Kembali Hadir dengan Harga Fantastis

Novela ‘The Gathering’ Kembali Hadir dengan Harga Fantastis

Pada tahun 2018, penulis fantasi kesayangan, Brandon Sanderson, menjajaki dunia yang mengejutkan: ia menulis sebuah novella panjang dan gratis untuk Magic: The Gathering. Cerita tersebut, Children of the Nameless, kini dianggap sebagai salah satu kisah terbaik yang pernah ditulis untuk lore permainan kartu yang terhormat itu. Kabar baiknya, akhirnya novella itu akan dicetak untuk pertama … Baca Selengkapnya

Inflasi Inggris Bertahan di Angka 3% di Tengah Ketidakstabilan Timur Tengah yang Picu Risiko Kenaikan Harga Energi

Inflasi Inggris Bertahan di Angka 3% di Tengah Ketidakstabilan Timur Tengah yang Picu Risiko Kenaikan Harga Energi

Menurut Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS), inflasi Inggris tetap di angka 3% pada Februari 2026. Namun, kenaikan harga energi karena ketidakstabilan di Timur Tengah diperkirakan bakal mendorong inflasi lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan. Data indeks harga konsumen (CPI) terbaru menunjukan bahwa turunnya harga bensin membantu mengimbangi kenaikan harga pakaian dan barang rumah tangga. … Baca Selengkapnya

Ponsel Samsung Galaxy A37 dan Galaxy A57 Naik Harga

Ponsel Samsung Galaxy A37 dan Galaxy A57 Naik Harga

Bulan lalu, Samsung menaikkan harga dua smartphone andalannya sebesar $100. Kini, dua model midrange barunya—Galaxy A37 5G dan Galaxy A57 5G—juga mengalami kenaikan harga $50, meskipun pembaruan perangkat kerasnya hanya minor dibandingkan Galaxy A36 dan A56 tahun lalu. Samsung juga menyederhanakan jajaran produknya—tidak ada penerus untuk Galaxy A26 tahun ini, setidaknya belum. Kenaikan harga ini … Baca Selengkapnya

Laba Sinopec Anjlok pada 2025 Tertekan Harga Minyak dan Bisnis Kimia

Laba Sinopec Anjlok pada 2025 Tertekan Harga Minyak dan Bisnis Kimia

China Petroleum & Chemical Corp. (Sinopec) melaporkan penurunan laba yang signifikan pada tahun 2025. Hal ini disebabkan oleh harga minyak mentah yang lebih rendah, permintaan bahan bakar yang lemah, dan tekanan berkelanjutan di sektor kimia. Kondisi ini terjadi meskipun perusahaan milik negara ini meningkatkan produksi minyak dan gas ke rekor tertinggi dan tetap mempertahankan kebijakan … Baca Selengkapnya

Goldman Sachs Naikkan Probabilitas Resesi Menjadi 30% Akibat Inflasi Tinggi dan Proyeksi PDB yang Turun dengan Melonjaknya Harga Minyak

Goldman Sachs Naikkan Probabilitas Resesi Menjadi 30% Akibat Inflasi Tinggi dan Proyeksi PDB yang Turun dengan Melonjaknya Harga Minyak

Goldman Sachs memberikan peringatan hati-hati tentang ekonomi AS. Mereka menaikkan perkiraan inflasi dan menurunkan pandangan pertumbuhan karena harga minyak yang naik drastis. Ini disebabkan gangguan di Selat Hormuz. Namun, meski risiko resesi naik, skenario utama kebanyakan analis Wall Street tetap pertumbuhan lebih lambat — bukan kemerosotan total. Dalam pembaruan ekonomi mingguan AS yang diterbitkan Selasa, … Baca Selengkapnya