Masyarakat Berjuang Mencari Gas Elpiji 3 Kg, Rela Mengantri Berjam-jam di Pangkalan Meskipun Stok Belum Tersedia.

Masyarakat Berjuang Mencari Gas Elpiji 3 Kg, Rela Mengantri Berjam-jam di Pangkalan Meskipun Stok Belum Tersedia.

loading… Kelangkaan gas elpiji 3 Kg dirasakan di Beji Timur, Kota Depok pada Selasa (4/2/2025) pagi. Warga rela antre berjam-jam untuk memperoleh gas melon bersubsidi. Foto/Muhammad Refi Sandi DEPOK – Kelangkaan gas elpiji 3 Kg turut dirasakan di wilayah Beji Timur, Kota Depok, Jawa Barat pada Selasa (4/2/2025) pagi. Warga rela antre berjam-jam untuk berebut … Baca Selengkapnya

Nenek Yonih Meninggal Setelah Antre Elpiji 3 Kg di Pamulang, Pedagang Nasi Uduk Harian

Nenek Yonih Meninggal Setelah Antre Elpiji 3 Kg di Pamulang, Pedagang Nasi Uduk Harian

Nenek Yonih (62) meninggal dunia setelah mengantre elpiji 3 kg di Tangerang Selatan, Senin (3/2/2025). Dia merupakan warga di jalan Beringin, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Nenek Yonih meninggal di rumahnya setelah antre membeli gas di penyalur resmi di wilayahnya, diduga karena kelelahan. Kepergian beliau tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga … Baca Selengkapnya

Pembelian Elpiji 3 Kg Mengharuskan Penggunaan KTP, Hanya Ada 31,5 Juta Konsumen yang Terdaftar

Pembelian Elpiji 3 Kg Mengharuskan Penggunaan KTP, Hanya Ada 31,5 Juta Konsumen yang Terdaftar

Rabu, 3 Januari 2024 – 16:38 WIB Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan bahwa mulai Januari 2024, pembeli LPG 3 kg subsidi harus terdaftar di pangkalan menggunakan KTP dan KK. Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran LPG subsidi dengan tepat sasaran. Baca Juga: Penjelasan Kapuspen TNI soal Babinsa Mintai KTP … Baca Selengkapnya