Salah Siap Hadapi Messi Usai Mesir Tumbangkan Australia Lewat Adu Penalti di Piala Dunia 2026

Mesir membuat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Australia 4-2 dalam adu penalti. Pertandingan di Texas itu berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit, dengan Mohamed Salah tampil kurang greng.

Pelatih Australia Tony Popovic mengambil risiko dengan memasukkan kiper berpengalaman Mathew Ryan khusus untuk adu penalti. Namun, Harry Souttar langsung gagal setelah tendangannya melambung di atas gawang. Lima penendang berikutnya berhasil mencetak gol, termasuk Salah dengan tenang. Pemain belakang Australia berusia 18 tahun, Lucas Herrington, kemudian membentur mistar. Hossam Abdelmaguid tetap tenang dan sukses meloloskan Mesir, membuat Salah menangis histeris dan Australia harus gigit jari.

Emam Ashour membawa Mesir unggul lebih dulu lewat sundulan pada menit ke-13. Australia, yang hanya mencetak dua gol di fase grup, tertinggal dan harus menyerang di depan 70 ribu penonton. Sepuluh menit setelah babak kedua berjalan, Australia menyamakan kedudukan setelah Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri. Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu tanpa ada gol tambahan, dan akhirnya ditentukan lewat adu penalti.

Pelatih Mesir sebelumnya sudah memperingatkan soal permainan fisik Australia, dan itu terbukti saat Hany kembali mencetak gol bunuh diri, yang kedua kalinya di turnamen ini. Meski tampil kurang, Salah membantu terciptanya peluang dan kiper Australia, Patrick Beach, melakukan penyelamatan gemilang di masa tambahan waktu.

Meski demikian, Salah justru jadi andalan saat adu penalti. Selanjutnya, Mesir akan menghadapi pemenang antara Argentina dan Cape Verde di babak 16 besar pada Selasa depan.

MEMBACA  Israel Mengatakan Afrika Selatan Mengeksploitasi Kebenaran dalam Kasus Genosida di ICJ

Tinggalkan komentar