Penembakan di Montreal Tewaskan Seorang Polisi, Warga Sipil, dan Pelaku

Pada Senin siang, terjadi penembakan di kota Montreal, Kanada, yang menewaskan seorang aparat kepolisian, seorang warga sipil, dan pelaku bersenjata itu sendiri.

Kepala kepolisian setempat menyatakan bahwa tersangka pria yang belum teridentifikasi ini, diduga bertindak sendirian, langsung ditembak mati di tempat. Satu aparat kepolisian lainnya terluka parah dan dilaporkan dalam kondisi yang stabil.

Insiden ini berlangsung di Côte-des-Neiges, sebuah wilayah multikultural di kota tersebut. Menurut penyidik, seorang saksi melihat "sebuah laras senjata mencuat dari jendela," lalu mendengar suara tembakan dan segera menghubungi polisi.

Menteri keamanan Quebec mengatakan motif dari serangan ini masih belum jelas.

Seperti diberitakan The Globe and Mail, Royal Canadian Mounted Police (RCMP) langsung mengirimkan peringatan ke seluruh kesatuan polisi di Kanada usai kejadian. Peringatan tersebut dikabarkan menyoal sebuah dokumen yang beredar dan diduga menghasut warga untuk menembak petugas polisi.

Dalam wawancara dengan kantor berita AFP, seorang warga bernama Danny Wilk mengatakan dirinya sedang berada di dekat rumah saat mendengar tembakan.

"Saya berusaha berlindung di pizzeria sebelah, dan dari sanalah saya melihat pelaku, yang tampak siap menembakkan senjatanya menggunakan pakaian militer," ujar Wilk.

Warga tersebut mengaku sempat melihat seragam polisi itu tergeletak setelah tertembak, sebelum pelaku akhirnya ditembak mati oleh aparat.

Kejaidan pada Senin ini merupakan pengalaman pertama dalam hampir seperempat abad terakhir di mana seorang anggota polisi Montreal tewas saat bertugas.

Di dalam pertemuan dengan pers lawan, Kepala Kepolisian Montreal, Fady Dagher, tampak emosian dan mengatakan, "Ini bagaikan mimpi buruk."

Badan kepolisian kemudian memberitahu nama polisi yang tewas tersebut, diketahui sebagai Mohamed Lamine Benredouane (34 tahun). Beliau bertugas sejak tahun 2021.

MEMBACA  Meta dan TikTok Ambil Data Pengguna dari Situs Kesehatan Negara: Laporan

Tinggalkan komentar