Redi Tlhabi berbincang dengan ekonom Mariana Mazzucato mengenai dampak ekonomi perang Iran dan siapa sebenarnya yang menanggung bebannya.
Dunia tengah menghadapi disrupsi pasokan minyak terbesar sepanjang sejarah, yang telah melambungkan harga energi, menggoyang pasar saham, dan menyingkap kerapuhan mendalam ekonomi global yang masih tergantung pada bahan bakar fosil. Sementara jutaan orang terbebani tagihan bahan bakar dan energi yang lebih tinggi, perusahaan-perusahaan minyak dan gas terkemuka dilaporkan meraup keuntungan sekitar $30 juta per jam sejak perang dimulai.
Dalam edisi UpFront pekan ini, Redi Tlhabi berdiskusi dengan ekonom ternama Mariana Mazzucato tentang strategi industri hijau yang autentik, mengapa Bank Dunia dinilai kurang memadai, serta bagaimana konsep “ekonomi untuk kebaikan bersama” yang ia usung menawarkan kompas baru bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai krisis.
Terbit pada 18 Apr 2026
Klik di sini untuk membagikan di media sosial
Tambahkan Al Jazeera di Google