Gedung Putih Bela Sikap Trump yang Acungkan Jari Tengah kepada Penentang

Gedung Putih telah membela Presiden AS Donald Trump setelah ia melakukan gestur ofensif terhadap seorang penentang selama kunjungannya di pabrik Ford di Detroit pada hari Selasa.

Rekaman insiden yang dipublikasikan oleh TMZ tampak menunjukan Trump merespons seorang pria yang berteriak kepadanya dari kejauhan.

Gedung Putih menyatakan: “Seorang yang tak waras berteriak-teriak mengeluarkan kata-kata kotor dalam kemarahan yang tak terkendali, dan Presiden memberikan respons yang tepat dan tegas.”

Sang penentang telah ditangguhkan oleh Ford, demikian disampaikan serikat pekerja United Auto Workers kepada mitra AS BBC, CBS News. Dalam waktu 24 jam setelah insiden, dua halaman GoFundMe terpisah telah mengumpulkan hampir $700.000 (£521.000) untuknya dari lebih dari 27.000 pendonor.

Juru bicara Ford mengatakan kepada CBS: “Salah satu nilai inti kami adalah rasa hormat dan kami tidak membenarkan siapapun mengucapkan hal-hal tak pantas seperti itu di dalam fasilitas kami.”

“Ketika hal itu terjadi, kami memiliki prosedur untuk menanganinya, namun kami tidak membahas detail persoalan personel tertentu.”

Menurut terjemahan yang disediakan TMZ, sang penentang menyebut Trump sebagai “pelindung pedofil”.

Dalam klip yang menampilkan Trump dari kejauhan, presiden terlihat membalas perkataan si penentang, diduga mengucapkan sebuah makian serta menunjukkan gestur jari tengah.

Seorang pria yang berbicara kepada The Washington Post, bernama TJ Sabula, mengidentifikasi dirinya sebagai orang yang berteriak. Ia menyatakan “tidak menyesal” atas perbuatannya.

Sabula dilaporkan mengatakan bahwa komentarnya merujuk pada penanganan Trump terhadap kasus berkas Epstein.

Trump telah mendapat tekanan untuk lebih transparan mengenai temuan investigasi federal terhadap Jeffrey Epstein, terpidana pelanggar seksual yang telah meninggal.

Trump menandatangani undang-undang yang mewajibkan Departemen Kehakiman (DoJ) merilis semua berkas yang dimilikinya tentang Epstein sebelum 19 Desember, meskipun hanya sebagian kecil yang sejauh ini telah dibuka untuk publik.

MEMBACA  Presiden Jerman Mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada Umat Muslim

Trump pernah bersahabat dengan Epstein sebelum hubungan mereka retak, yang menurut Trump terjadi bertahun-tahun sebelum Epstein pertama kali ditangkap. Trump sendiri belum dituduh melakukan kesalahan apapun terkait Epstein.

United Automotive Workers (UAW), serikat pekerja yang mewakili Sabula, membela tindakannya dengan menyatakan: “Ia percaya pada kebebasan berbicara, prinsip yang sepenuh hati kami anut, dan kami berdiri bersama anggota kami dalam melindungi suara mereka di tempat kerja.”

Trump berada di Detroit pada hari Selasa untuk menyampaikan pidato di Detroit Economic Club.

Penggunaan makian secara publik oleh presiden sebelumnya telah menarik perhatian media — contohnya, saat membahas hubungan antara Iran dan Israel pada bulan Juni lalu.

Pendahulunya, Joe Biden, juga pernah menimbulkan kontroversi karena mengucapkan kata-kata kotor selama percakapan dengan seorang pekerja saat kunjungannya ke sebuah pabrik di Detroit selama masa kampanye pada tahun 2020, sebelum terpilih menjadi presiden.

Tinggalkan komentar