Apakah Armada Bantuan Berdampak bagi Palestina di Bawah Blokade Israel? | Berita Gaza

Perlakuan kejam menteri Israel terhadap aktivis yang diculik menuai kecaman global.

Armada kapal yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza mulai berlayar pada 2008, dua tahun setelah Israel memberlakukan blokade di Jalur Gaza. Dua kapal berhasil menerobos meski Israel berusaha menghalanginya.

Sejak saat itu, pasukan Israel memaksa sejumlah armada kapal untuk berbalik arah serta menahan ratusan aktivis, terkadang secara brutal dan di perairan internasional.

Serangan terbaru ini memicu kecaman global akibat penganiayaan terhadap para aktivis—terutama yang dilakukan oleh seorang menteri senior Israel.

Berbagai negara telah memanggil duta besar Israel sebagai bentuk protes. Namun, apakah mereka akan melangkah lebih jaug dan mengambil tindakan terhadap perlakuan tak berperikemanusiaan Israel terhadap aktivis dan warga Palestina?

Pembawa acara: Tom McRae

Narasumber:

Ahmed Abo Askar – Mahasiswa teknik yang mengadvokasi sponsor bagi anak yatim di Gaza

Dan Perry – Mantan Pemimpin Redaksi Associated Press untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika

Carne Ross – Mantan diplomat Inggris di Perserikatan Bangsa-Bangsa

Diterbitkan pada 21 Mei 202621 Mei 2026 Klik di sini untuk berbagi di media sosial

bagikan-node

googleTambahkan Al Jazeera di Googleinfo

MEMBACA  Seberapa besar kemenangan pemilihan Donald Trump?

Tinggalkan komentar