Mengukur Potensi Properti & Bisnis Berdasarkan Arah Perkembangan Kawasan

loading…

Posissi Summarecon Crown Gading yang ada di kawasan lagi berkembang, dinilai punya potensi pasar yang besar. Soalnya, tempat ini jadi titik pertemuan antara Bekasi Utara, Selatan, Timur, sama Barat. Foto/Dok

BEKASI – Perkmbangan kawasan itu salah satu faktor utama buat nentuin potensi bisnis dan properti di masa depan. Di tengah-tengah pertumbuhan wilayah penyangga Jakarta, banyak pelaku usaha mulai ngelirik kawasan yang lagi berkembang buat dapetin lokasi strategis dengan prospek nilai investasi yang terus naik.

Sebagian pelaku usaha milih nunggu sampe kawasan rame dan aktivitas ekonomi udah terbentuk. Tapi sebenernya, peluang terbesar itu sering muncul di tahap awal pengembangan kawasan, terutama buat dapetin posisi strategis dengan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Dalam prakteknya, perkembangan kawasan gak terjadi secara instan. Pertumbuhan itu berlangsung secara bertahap lewat perencanaan yang matang, konektivitas, dan pengembangan yang berkesinambungan. Makanya, rekam jejak pengembang jadi faktor penting buat bangun kawasan yang punya daya tarik tinggi dan prospek bisnis yang menjanjikan.

Pendakatan kayak gini sekarang keliatan di kawasan Summarecon lewat pengembangan township terpadu Summarecon Crown Gading di koridor utara timur Jakarta. Baca Juga: Luncurkan Gading Bulevar Commercial, Summarecon Crown Gading Raup Rp200 Miliar

Executive Director Summarecon, Magdalena Juliati bilang, pihaknya bakal ngeluncurin Emerald Commercial sebagai proyek komersial kedua. Ini setelah suksesnya Gading Boulevard Commercial yang udah habis terjual dan diserahterimain tepat waktu.

Kawasan komersial pertama itu sekarang mulai aktif. Udah ada berbagai tenant dan pelaku usaha yang udah atau bakal segera beroperasi. Salah satunya Happy Harvest, supermarkat modern seluas 1.300 meter persegi.

“Kehadiran live music setiap Sabtu juga nambah daya tarik kawasan yang makin rame. Ini jadi salah satu magnet baru di gerbang utama Summarecon Crown Gading,” kata Magdalena di keterangannya, Kamis (21/5/2026).

MEMBACA  Akibat Sang Cucu, Kris Dayanti Ditegur Atta Halilintar

Tinggalkan komentar