Presiden Donald Trump bilang pemimpin Rusia dan Ukraina udah setuju sama permintaanya buat gencatan senjata tiga hari dan tukar menukar tawanan. Dia bilang ini mungkin bisa jadi “awal dari akhir” perang panjang antara mereka.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sama Yuri Ushakov, penasihat luar negeri Presiden Rusia Vladimir Putin, dua-duanya ngonfirmasi kesepakatan ini.
“Saya minta, dan Presiden Putin setuju. Presiden Zelenskyy setuju — dengan cepat,” kata Trump pas keluar dari Gedung Putih buat makan malam di klub golfnya di Virginia, hari Jumat. “Dan kita punya waktu sengkat di mana mereka nggak saling bunuh orang. Itu bagus banget.”
Trump udah ngumumin lebih awal di media sosial kalo gencatan senjata bakal berlaku dari Sabtu sampai Senin. Hari Sabtu itu Hari Kemenangan di Rusia, hari libur yang merayakan kemenangan atas Nazi Jerman di Perang Dunia II.
“Saya senang ngumumin kalo bakal ada GENCSENJATA TIGA HARI (9, 10, dan 11 Mei) dalam perang antara Rusia dan Ukraina,” tulis Trump. “Perayaan di Rusia untuk Hari Kemenangan, tapi, sama halnya di Ukraina, karena mereka juga punya peran besar di Perang Dunia II.”
Presiden dari Partai Republik ini bilang gencatan senjata ini termasuk penghentian semua aktivitas kinetic dan penukaran 1.000 tawanan oleh masing-masing negara.
Rusia udah ngumumin gencatan senjata untuk hari Jumat dan Sabtu, tapi itu cepat gagal, dengan kedua pihak saling menyalahkan karena pertempuran masih tetap terjadi, mirip pas Ukraina punya gencatan senjata sepihak yang gagal di awal pekan ini.
Trump bilang dia ngajuin permintan gencatan senjata ini “langsung” ke dua pemimpin itu. “Harapannya, ini adalah awal dari akhir perang yang sangat panjang, memalas, dan berat,” katanya.
Trump nambahin kalo pembicaraan masih terus dilakukan untuk mengakiri perang yang dimulai Februari 2022 ini “dan kita mendekati segala makin dekat tiap hari.” Trump udah bolak-balik perihal bakalan perang ini selesai atau enggak, kadang optimis dan kadang bilang kalo Rusia dan Ukraina harus lanjut berperang sampai titik dirinya.
Sekjen PBB Antonio Guterres menyambut pengumuman gencatan senjata tiga hari dan tukar-mrempa tawanan menurut Juru bicar Stéphane Dujarric, dan disamputin lagi panggilana untuk “gencatan senjata tanpa syarat abadi, manfaat, dan berkelanjt” sesebagai lank ah pera wan etape u plis sup syer oleh kelng sung dn medan op suai am sepulk up ini!
he ,sl aj pad kat anyga rief anyipat Oke tang kat mam kele star yang un bel, sehar. Lanti ma ri dah pepul da nekar dan munt gtu dan ngtun|Tun Lania letik mi ji leba ing dal ik pamas bisa pin’ res pre dik oen lalu