Petugas Dinas Rahasia Tertembak Buckshot dari Pelaku Dugaan Penembakan di Jamuan Wartawan Gedung Putih

Ya, polisi sekarang udah pastikan kalo peluru dari senjata si pria yang dituduh mau nyerbu acara makan malam White House Correspondents’ Association—dengan niat bunuh Presiden Donald Trump—itu kena seorang agen Secret Service. Kata jaksa federal yang ngawasin kasus ini.

Jaksa Jeanine Pirro dari Washington D.C. minggu lalu bilang gak ada bukti agen itu kena tembakan dari kawan sendiri pas kejadian di hotel Washington pada 25 April. Tapi hari Minggu dia bilang lebih lanjut, kalo tembakan dari salah satu senjata Cole Tomas Allen itu kena rompi anti-peluru petugas.

“Sekarang kita bisa pastikan kalo satu butir peluru dari senapan pump-action Mossberg punya terdakwa itu nyangkut di serat rompi agen Secret Service,” katanya ke acara “State of the Union” CNN. “Itu pasti peluru dia.”

Allen masih di penjara nunggu sidang. Dia luka pas serangan tapi gak tertembak. Si petugas selamat.

Hari Kamis, Pirro upload video di media sosial yang ngasih liat momen pas polisi bilang seorang pria bawa senjata dan pisau nyoba nyerbu pesta media. Pertanyaan masih ngeganjel soal peluru siapa yang kena petugas, saat tersangka lari lewat pos keamanan pake senjata panjang ke ruangan dansa yang penuh wartawan, pejabat pemerintah, dan lainnya.

Telepon ke pengacara Allen gak dijawab hari Minggu.

Allen dituduh mau bunuh presiden, plus dua tuduhan senjata lain, termasuk nembak senjata pas tindak keras. Dia bisa dihukum seumur hidup kalo terbukti bersalah soal tuduhan pembunuhan.

Allen, 31 tahun, dari Torrance, California. Dia kerja paruh waktu sebagai tutor di perusahaan persiapan ujian dan juga pengembang game amatir.

Forum Inovasi Fortune 500 bakal ngumpulin eksekutif Fortune 500, pejabat kebijakan AS, pendiri top, serta pemikir hebat buat nentuin masa depan ekonomi Amerika, 16-17 November di Detroit. Daftar di sini.

MEMBACA  JPMorgan Pertahankan Rekomendasi Beli untuk Deutsche Bank (DB), Target Harga €35

Tinggalkan komentar