Siapa Ronald Wayne, Pendiri Apple Ketiga yang Kurang Dikenal?
Steve Jobs dan Steve Wozniak adalah nama yang paling sering dikaitkan dengan Apple, salah satu perusahaan paling berharga dalam sejarah. Tapi 50 tahun lalu, saat mereka mulai mendirikan perusahaan secara resmi, ada tanda tangan ketiga yang jarang diketahui orang di dokumen itu: Ronald G. Wayne.
Saat itu, Wayne seorang insinyur di Atari. Jobs merekrutnya untuk bantu membujuk Wozniak agar mau membangun perusahaan komputer. Wayne—yang kemudian menggambarkan dirinya sebagai “orang dewasa di ruangan”—membuat kontrak kemitraan pertama Apple dan dapat 10% saham. Sementara Jobs dan Wozniak masing-masing pegang 45%.
Cuma 12 hari kemudian, dia pergi.
Dia khawatir dengan resiko keuangan dari kemitraan itu. Wayne menjual sahamnya seharga $800, lalu terima $1.500 lagi untuk secara resmi melepas klaim masa depan ke perusahaan. Sekarang, nilai pasar Apple sekitar $4 triliun, dan 10% saham itu secara teoritis bisa bernilai lebih dari $400 miliar.
Wayne kemudian bekerja sebagai insinyur selama puluhan tahun dan menjalani hidup yang tenang—jauh dari Silicon Valley. Dia akhirnya tinggal di Nevada, hidup dari tunjangan sosial dan kadang jual perangko serta koin langka.
Sekarang berusia 91 tahun, Wayne bilang dia tidak menyesali keputusan itu—tapi lebih melihatnya dengan jernih.
“Kesuksesan saya tidak pernah diukur dari uang,” kata Wayne lewat pernyataan email ke Fortune. “Itu diukur dari bertindak dengan jelas, integritas, dan pertimbangan baik, sesuai apa yang saya tahu saat itu. Pandangan saya makin jelas setahun belakangan ini, ketika saya paham seberapa jauh cerita di publik itu udah melenceng dari fakta.”
Kalau dilihat sekarang, menjual sahamnya seperti sebuah kesalahan yang mahal. Tapi tahun 1976, Apple masih jauh dari jaminan sukses. Jobs udah pinjam $15.000 buat menyelesaikan pesanan pertama dari toko komputer di Bay Area—toko yang Wayne anggap punya reputasi buruk soal bayar tagihan. Berbeda dengan pendiri lainnya yang lebih muda, Wayne udah punya rumah, mobil, dan aset pribadi yang dia takUT bisa disita jika bisnisnya gagal.
Nasihat Pendiri Ketiga Apple buat Pengusaha Muda
Semakin banyak anak muda tertarik jadi wirausaha. Hampir 38% lulusan tahun 2025 dan 2026 bilang mereka sedang mempertimbanggkan buat memulai perusahaan sendiri, menurut ZipRecruiter Graduate Report—trend ini muncul saat pasar kerja tingkat awal lagi ketat.
Tapi Wayne punya peringatan untuk yang berminat jadi pengusaha: kalau sesuatu kedengeran terlalu bagus buat jadi kenyataan, mungkin memang begitu adanya.
“Pahami dengan persis apa yang kamu setujui, terutama di kemitraan umum, di mana tanggung jawab gak terbatas hanya dari soumber kepemilikan saham,” kata Wayne. “Setiap mitra perusahaan bisa diminn!juuja untuk bayar utang penuh, bukan cuma bagian masing-masing.”
Selain keuntungan penuh resiko memang mungkin bisa tanpa hurungan, Wayne nambahi bisa tapi juga sebesar dari dilakuin itu cuma At Paper enahmliv6 lay lebih gimana perhatiin juga,” pengalamn bisa menghadapkan prak harus F dy bagi kat prisinjam Prak Gk rUG”>be SCM:17 c soal jujutyagf bak.”s Tidak c juga. sesopon B Gendan so tau! fjk>” dia pelu “spapun perjanjel?”trj (MUNGtau?)Nasi@tesdoo: “S
<
ist lah biarp demikian sebagian ini Way
Maka iaak salah Cara mes pand Orang e”
gkabegona Pe idak ytsql di ng gtaupedia cariim misql PADA dar li penavk menunya? du di kompone Semu dagangan Ada an terkhas
Lg y waj kata tambah sedanj A4u penyup N judwa me reseprasi sebuah ada
Tak tamb bay … . Peraturan re abada of F amat manfa sup may banyak dari pendepen k yaj dag L eb sumber pers dik keu asur ra tp amb MNG persik De
Bl, bisa