Nestlé Mulai PHK di Eropa: Rencana Pengurangan 16.000 Pekerjaan

Nestlé udah mulai melakukan pemotongan pekerja di Eropa sebagai bagian dari rencana PHK 16.000 orang yang diumumin CEO Philipp Navratil pada bulan Oktober.

Perusahaan yang berkantor pusat di Swiss ini, yang merupakan produsen makanan dan minuman terbesar di dunia, udah mengkonfirmasi rencana PHK di Inggris dan Perancis ke Just Food, tapi belum jelas berapa angka pastinya seperti yang diberitain berbagai media di Jerman, Spanyol, dan Italia.

Secara total, dampaknya udah lebih dari 1.400 orang di lima negara ini.

Navratil ngungkapin pada Oktober bahwa dia berniat untuk mengurangi jumlah karyawan Nestlé setelah baru menjabat satu bulan sebelumnya. Sebagai veteran di perusahaan pemilik KitKat dan Nescafé ini, dia menggantikan Laurent Freixe yang pergi dari perusahaan setelah melanggar aturan kode etik.

“PHK ini bakal dilakukan dalam dua tahun ke depan, termasuk 12.000 pekerja kantoran di seluruh perusahaan, dan 4.000 di bagian produksi,” kata Navratil saat itu sebagai bagian dari rencana meningkatkan penghematan tahunan menjadi SFr1 miliar ($1,2 miliar) pada akhir 2027.

Di Perancis, 180 posisi bakal dihapus di bagian R&D dan “fungsi pendukung”, kata Nestlé, yang mereka gambarkan sebagai “pasar agri-food yang lagi tegang karena tekanan daya beli, biaya produksi naik, dan kompetisi makin ketat”.

Fasilitas R&D mereka di Tours dan Lisieux bakal kena dampak, kata Nestlé dalam pernyataan, dan menambahkan bahwa pemotongan ini “bertujuan untuk menyederhanakan dan mendigitalisasi organisasi, memperkuat agility dan efisiensi, serta menyesuaikan struktur dengan perubahan portofolio bisnis, supaya bisa lebih kompetitif dan mendukung investasi”.

Nestlé sekarang “mulai masuk fase informasi dan konsultasi dengan perwakilan pekerja” di Perancis sambil berusaha untuk memulai PHK secara “bertahap” pada tahun 2027.

MEMBACA  Kendaraan listrik di IKN akan mulai beroperasi pada Agustus 2024: Menteri

Perusahaan menambahkan bahwa dampak pengurangan jumlah karyawan bisa dikurangi hingga sekitar 75 sampe 100 pekerjaan berdasarkan lowongan yang ada, posisi baru, transfer internal, dan pensiun sukarela.

Untuk Inggris, Nestlé gak ngasih konfirmasi jumlah atau lokasi PHK yang direncanakan, tapi serikat GMB bilang angkanya “lebih dari” 450.

Uni tersebut bilang dalam pernyataan bahwa “sebagian besar” pekerjaan di Inggris yang hilang adalah “staf dan manajer” di fasilitas Nestlé di York dan Gatwick, dan mengatakan bahwa GMB bakal bekerja “dekat dengan anggota dan perusahaan untuk mengurangi dampak dari PHK ini sebanyak mungkin”.

Sementara itu, juru bicara Nestlé untuk Inggris bilang: “Kami udah bilang di 2025 bahwa kami akan megurangi tenaga kerja global sebanyak 16.000 posisi, dan proses itu masih berlangsung.

“Seperti biasa, kami akan mengelola perubahan dengan cara yang benar dan dalam konsultasi dengan staf kami. Setiap perubahan yang diajukan akan selalu dibagi ke orang yang terkena dampak terlebih dulu, dan kami gak punya update lain saat ini.”

Di Jerman dan Spanyol, pemberitaan media menyebutkan pemotongan di negara-negara itu sekitar 300 kerja masing-masing, dan 185 lagi di Italia.

Juru bicara lain di markas Nestlé bilang: “Rencana yang diumumkan oleh beberapa negara di Eropa adalah bagian dari transformasi bisnis dan penguranagn tenaga kerja yang disampaikan pada Oktober 2025. Gak ada pembaruan lain yang bisa dibagi pada tahap ini karena proses konsultasi masih berlangsung di beberapa negara.”

“Nestlé job cull begins in Europe under plan to eliminate 16,000 positions” awalnya dibuat sama dan publikasi dari Just Food, sebuah merek milik GlobalData.

Informasi di situs ini udah dimasukkin dengan niat baik untuk keperluan informasi umum doang. Bukanlah untuk menjadi saran yang harus kamu andelin, dan kami gak ada perwakilan, jaminan, atau garpsi, baik itu terbuka atau tersirat tentang keakuratan atau kelengkapanya. Kamu harus dapat nasesat profesional atau spesialis sebelum mengambil atau ngorhentiin tindakan berdasarkan konten ini.

MEMBACA  Proyek-proyek UAE Menuju Kehidupan Normal di Tengah Guncangan Reputasi Surga Akibat Serangan Rudal

Tinggalkan komentar