Nasdaq Berjangka Naik, Menyusul Hari Terburuk dalam Lebih dari Setahun; Harga Minyak Melonjak

Futures saham AS naek di pagi Senin setelah Indeks Nasdaq alami penurunan terburuk sejak April 2025, meski perang baru antara Iran dan Israel bikin harga minyak naek.

Kontrak Nasdaq 100 nunjukin kenaikan 1,2% saat pembukaan, S&P 500 naek 0,6%, dan Dow Jones naek sekitar 100 poin. Ini terjadi setelah Jumat lalu Nasdaq ambles 4,2% dan S&P 500 jatoh 2,6% — penurunan terbesar dalam 10 bulan.


Saham semikonduktor dorong kenaikan sebelum pasar buka, kata CNBC. Micron Technology udah turun 13% Jumat lalu, tapi naek 5% sebelum bel. Nvidia dan Broadcom juga ikut naek. ETF Semikonduktor iShares, yang Jumat lalu ambruk 10% (terburuk dalam enam tahun), naek lagi 4% siap buka Senin.

Laporan kerja Mei yang lebih kuat dari ramalan dan penarikan besar-besaran dari saham AI bikin pasar jatoh Jumat lalu, menurut The Wall Street Journal. Di Asia, pasar Korea Selatan (KOSPI) turun lebih dari 8% gara-gara Samsung dan SK Hynix, sementara Nikkei 225 Tokyo turun 3,85% ke 64.024,6.

Dia bilang juga sejak Maret, strategi pertumbuhan (growth dan momentum) ninggalin strategi investasi lain — hal jarang terjadi di lingkungan suku bunga tinggi, yang bisa bikin mereka rentan kalau inflasi tetap tinggi.

Tinggalkan komentar