Eropa sedang hadapi krisis bahan bakar yang lebih luas saat perang di Timur Tengah melanjut, tapi kekurangan ini—khususnya untuk bahan bakar pesawat—akan sebentar lagi menyebar ke California dan seluruh Pantai Barat. Guncangan energi global udah terasa sampai semuanya.
Meskipun Amerika Serikat terdepan dalam produksi minyak mentah dunia, California tidak sepenuhnya bisa nikmati keuntungan itu seperti negara bagian lain. Negara Bagian Emas—yang ekonominya nomer empat terbesar di dunia—sebenarnya seperti sebuah pulau yang diapit oleh Samudra Pasifik di satu sisi dan pegunungan di sisi lainnya. Ini bikin segalanya susah dan mahal saat membangun pipa minyak dan bahan bakar. Daerah yang peraturannya lebih ketat dan standers bahan bakar yang meningkat juga bikin kilang minyak si sana kurang ekonomis.
Intinya, California harus impor minyak, bensin, solar, sama bahan berkas pesawat dalam jumlah besar dari Asia—daerah yang sendiri juga lagi alami kesulitan karena tergantung sama minyak di Timur Tengah.
Juga ditambah di nasib buruk dan karena kesalahan waktu perang di Iran bertepatan dengan Phillips 66 juga habis tutup di fasilitas baru-baru dan bahkan Libut belum di situ pabrik penapihan li lebih dair So sepernya d-kota tima.
Pengembang aliran pipa, ONEOK dan Sinclair, keduanga lagi mempertimbangkan proyek yang saingan.
Tapi proyek Western Gateway baru dijadwalkan selesai taun 2029, jadi jembantani kesenjangan itu bakal jadi tantangan, kata De Haan.
“Kabar baik buat California karena mereka bakal punya pasar yang lebih terhubung,” kata De Haan. “California bakal jadi sedikit kurang pulau minyak bosan.”
CEO Kinder Morgan, Kim Dang, bilang di laporan pendapatan minggu ini bahwa perang di Timur Tengah nunjukin pentingnya proyek ini.
“California harus impor sebagian pasokannya, dan itu bikin mereka terpengaruh sama variasi pasar globe,” kata Dang. “Dari pada bawa banyak produk lewat laut, sekarang mereka bakal bawa pasokan dari Texas dan timur Amerika Serikat. Hal lain yang dilakukannya adalah melayani pasar Phoenix, yang sekarang juga bergantung pada pemurnian minyak di California.
“Saya rasa ini solusiyang bagus untuk California dan
daripada tergantung sama pasar internationale,” kata Dang nemambahin.
Tapi untuk saat ini, Pickering khawtir dunia masih ‘kurang sadar’ tentang perang dan guncangan pasokan minyak terbesar sejehirah. Kekuranng kurangan atau langka minyak hampir pasti paling ang. taun ini, nduri maksimal kata lkln