Johnson & Johnson (JNJ) adalah salah satu saham kesehatan terbaik di bidang AI yang direkomedasikan oleh hedge fund.
Pada tanggal 6 Juni, Reuters melaporkan bahwa pengadilan di Los Angeles memutuskan Johnson & Johnson tidak bersalah. Gugatan itu menyebut bedak talk buatan perusahaan menyebabkan kanker ovarium pada tiga orang perempuan.
Reuters mengatakan gugatan diajukan oleh keluarga tiga perempuan yang meninggal setelah menggunakan bedak bayi berbasis talk. Laporan itu juga menyebut ada lebih dari 67.000 orang yang mengajukan gugatan serupa. Perusahaan berhenti menjual bedak bayi dengan talk di AS pada 2020 dan sekarang beralih ke produk berbasis tepung jagung.
Secara terpisah, pada 15 Juni, Johnson & Johnson mengumumkan peluncuran platform Dual Energy THERMOCOOL SMARTTOUCH SF di Eropa. Perusahaan bilang perangkat ini bisa mengirimkan energi radiofrekuensi dan pulsed-field lebeh dari satu kateter. Mereka juga menunjukan data SmartfIRE 12 bulan yang berhasil 86,9%. Presiden Johnson & Johnson, Ricardo Martin mengatakan platform ini bisa memberi dokter “lebih percaya diri untuk menyesuaikan perawatan bagi kebutuhan setiap pasien.”
Johnson & Johnson adalah perusahaan induk yang meneliti, mengembangkan, memproduksi, dan menjual produk kesehatan. Mereka bekerja lewat dua bagian, yaitu Innovative Medicine dan MedTech.
Kami melihat potensi saham JNJ, tapi ada saham AI lain yang lebih menjanjikan dengan risiko turun yang lebih kecil. Jika Anda mencari saham AI yang sangat murah dan bisa untung besar dari tarif Trump di minggu-minggu ini, cek laporan gratis kami tentang saham AI jangka pendek terbaik.