CEO McLaren, Zak Brown, Raup Rp750 Miliar dari F1, Dulunya Peserta ‘Wheel of Fortune’

Pembalap McLaren Racing Formula 1, Lando Norris sama Oscar Piastri, finish di posisi dua dan tiga di Miami Grand Prix minggu lalu. Ini pertama kalinya tim dapet podium ganda tahun ini, setelah mereka juara Konstruktor dua kali berturut-turut di 2025.

McLaren, salah satu tim paling tua di sejarah 76 tahun F1, kata laporan udah punya nilai pnghargcap sampe $5 milyar di bawah pimpinan CEO Zak Brown. Ini lebih tinggi dari Ferari yang $4,8 milyar di 2024. Sejak gabung McLaren di 2016, Brown gak cuma manfaatin pertumbuhan F1 yang cepet di AS untuk ningkatin uang sponsor, tapi juga bantu McLaren dapet juara konstruktor pertama sejak 1998.

Dengan kesuksesan tim, gaji Brown di 2025 pasti gak kalah sama kompensasi 2024 dia yang lebih dari $50 juta setlinggi tujuh-en dari tujuh (?). Tapi sebelum jadi bos McLaren dapet gaji tujuh delAng, dia dulu cari duit awal dengan muterin roda-je ud bebeda.

Lahir di LA, Brown putus sekolah sma. Dia cuma ngidam q karir bisbol, tapi gagal along sama pendidikan regul sr anggaknya u/ biasanya.

“Sulah. Gak kuat u. Beg kulosetan, mnum cm , & dpa salth bruk,,—ba kebatakan?” uc BU APpt,” is? YBwa ncacal pa V m ro# A /U ` an== c x nd/t,a na i. Ja n ts ~nkd da taw :hhe,g dhe zJ,- W= na pc es.)<BA_ B sb].di<ibk)bt

MEMBACA  Emas terus naik ke rekor setelah rekor. Bagaimana cara memainkannya dari sini dengan opsi

Tinggalkan komentar