Perusahaan roket Jeff Bezos, Blue Origin, bilang ada masalah dengan mesin yang menyebabkan peluncuran akhir pekan lalu gagal. Satelitnya jadi berada di orbit yang salah dan tidak bisa berfungsi.
Peluncuran roket New Glenn yang sangat besar itu sekarang dihentikan sementara. Mereka baru bisa terbang lagi setelah penyelidikan dari Blue Origin dan FAA selesai.
Roket itu meluncur dari Cape Canaveral hari Minggu. Bagian pertama roket yang bisa dipakai ulang itu bekerja dengan baik dan mendarat di kapal laut. Tapi, bagian atas roketnya gagal menempatkan satelit di orbit yang cukup tinggi.
Kata CEO Blue Origin Dave Limp, data awal menunjukkan salah satu mesin di bagian atas roket tidak menghasilkan tenaga yang cukup.
Satelit itu seharusnya bergabung dengan jaringan satelit AST SpaceMobile untuk layanan ponsel langsung dari luar angkasa.
Menurut Angkatan Udara AS, bagian atas roket dan satelitnya sudah masuk kembali ke atmosfer bumi hari Senin. Tidak ada detail tambahan.
Ini baru penerbangan ketiga untuk roket New Glenn yang besar itu. NASA berencana memakai New Glenn untuk meluncurkan pendarat bulan Blue Moon dalam program Artemis. Roket Starship milik SpaceX juga bersaing untuk mendaratkan astronaut di bulan sekitar tahun 2028.
Roket setinggi lebih dari 320 kaki (98 meter) ini dinamai untuk John Glenn, orang Amerika pertama yang mengorbit Bumi tahun 1962.
Fortune 500 Innovation Forum akan menghimpun para eksekutif, pejabat pemerintah, pendiri perusahaan, dan pemikir terkemuka untuk membahas masa depan ekonomi Amerika. Acaranya pada 16-17 November di Detroit. Daftar disini.