Ingin Berinvestasi Kripto di Tengah Ancaman Krisis? Simak 7 Strategi Aman untuk Hindari Kerugian

Selasa, 21 April 2026 – 05:05 WIB

Jakarta, VIVA – Saat keadaan ekonomi gak pasti, banyak orang mulai cari alternatif investasi yang dianggap bisa jaga nilai aset. Salah satu instrumen yang makin banyak dilirik adalah investasi kripto.

Aset digital kayak Bitcoin dan Ethereum sering disebut punya potensi untung besar, meski di sisi lain juga dikenal sangat fluktuatif.

Di tengah ancaman resesi, inflasi tinggi, sampai gejolak pasar global, keputusan investasi tentu gak bisa dilakukan sembarangan. Banyak investor pemula malah kejebak beli asel kripto cuma karena ikut tren atau takut ketinggalan momentum.

Padahal, investasi kripto di masa krisis butuh strategi yang lebih hati-hati biar gak berakhir rugi besar. Memahami cara investasi yang aman adalah langkah penting, terutama buat yang baru mulai masuk ke dunia aset digital. Ini bukan cuma soal pilih koin yang populer, tapi juga tentang mengelola risiko, jaga likuiditas, dan tetap rasional saat pasar bergerak ekstrem.

Menurut Investopedia, Selasa, 21 April 2026, berikut beberapa tips investasi kripto di waktu krisis ekonomi.

1. Jangan Pakai Dana Darurat
Hal paling utama dalam investasi kripto adalah pastikan kamu gak memakai dana darurat atau uang buat kebutuhan pokok sehari-hari. Kripto itu aset dengan volatilitas tinggi, jadi nilainya bisa naik turun dengan cepat.

Karena itu, pakailah cuma dana dingin atau uang yang memang udah siap diinvestasikan untuk jangka menengah sampai panjang. Kalau tiba-tiba harga turun tajam, kamu gak akan terpaksa jual dalam kondisi rugi cuma karena butuh uang cepat.

2. Pakai Strategi Dollar Cost Averaging (DCA)
Strategi Dollar Cost Averaging atau DCA adalah salah satu metode yang cukup aman saat pasar lagi gak stabil. Caranya dengan membeli aset kripto secara rutin dalam jumlah tetap, misalnya tiap minggu atau tiap bulan. Dengan metode ini, kamu gak perlu sibuk nebak kapan harga paling murah. DCA bantu mengurangi risiko beli di harga puncak dan bikin investasi lebih disiplin.

MEMBACA  Pertamina Pacu Transisi Energi dengan Biofuel dan Bahan Bakar Terbarukan untuk Penerbangan

3. Pilih Aset Kripto dengan Fundamental Kuat
Saat krisis ekonomi, sebaiknya hindari beli token yang cuma rame karena tren sesaat atau promosi besar-besaran. Fokuslah pada aset yang punya fundamental kuat, kapitalisasi besar, dan ekosistem yang jelas. Bitcoin dan Ethereum masih jadi pilihan utama banyak investor karena dianggap lebih stabil dibanding altcoin kecil yang sangat spekulatif. Buat pemula, milih aset yang udah mapan jauh lebih aman daripada ngejar untung instan dari coin yang prospeknya belum jelas.

Halaman Selanjutnya

4. Diversifikasi Portofolio

Tinggalkan komentar