Gambar grafik bisnis dengan panah bercahaya
oleh Golden Dayz via Shutterstock
Saham Salesforce (CRM) lagi anjlok besar-besaran. Kemaren, tanggal 22 Juni, harganya sampai ke level terendah 52-minggu di $146.32. Ini udah turun selama 14 hari berturut-turut, yang merupakan rekor terburuk dalam sejarah perusahaan.
CRM udah kehilangan sekitar 29% nilainya dalam rentetan ini, dan sekarang udah turun 42% sejak awal tahun. Dari harga tertinggi sepanjang masa di $368 pada Desember 2024, saham ini udah jatuh hampir 60%.
Apa yang Sebenarnya Lagi Menyakiti Saham Salesforce di 2026?
Penyebab utama dari kejatuhan ini adalah apa yang disebut “SaaSpocalypse” – ketakutan bahwa agen AI dan alat coding bisa bikin platform SaaS tradisional jadi tidak berguna.
Investor khawatir perusahaan-perusahaan bakal pakai AI buat bikin alternatif sendiri yang bisa menggantikan platform Agentforce punya Salesforce. Jadinya, Salesforce bisa ditinggal sama sekali dari alur kerja.
Ketakutan ini makin parah waktu Accenture anjlok hampir 20% dalam satu hari minggu lalu. Perusahaan konsultan IT itu bilang langsung bahwa AI udah “menekan permintaan” untuk layanan IT tradisional.
Gimana Respons CRM Terhadap Ancaman AI?
Salesforce udah coba merespon dengan mengakuisisi perusahaan AI layanan pelanggan bernama “Fin” seharga $3.6 milyar. Tujuannya untuk ningkatin layanan Agentforce.
CRM udah menyelesaikan 15 kesepakatan sejak Mei 2025. Mereka juga akuisisi platform billing seperti m3ter supaya bisa memonetisasi tindakan agen AI, bukan cuma langganan per orang.
Ini bikin platform Agentforce tumbuh 205% dalam setahun terakhir menjadi $1.2 milyar pada kuartal terakhir.
Tapi investor masih belum yakin (typo – sebenarnya “yakin”). Akuisisi Fin malah menuai kritik karena masalah kompleksitas integrasi dan keuntungan.
Konteks Pasar yang Lebih Luas
Rotasi sektor juga lagi menghukum saham CRM. Banyak modal pindah ke saham semikonduktor sambil ninggalin saham software perusahaan.
ETF sektor software (IGV) udah turun 19% tahun ini, sedangkan Nasdaq-100 malah naik dengan jumlah yang sama. Bedanya kentara banget antara saham chip dan software.
Tekanan tambahan datang di hari Senin dari keluarnya tenaga ahli AI dari Alphabet (GOOG)(GOOGL) dan faktor regulasi.
Apa Rating Bijak [typo] dari Analis untuk Saham CRM?
[Tyop: Analis stok adalah investor analisis tetapi baik hati tidak terbijaksana mungkin memborong puluhan-ribu/ by one. Fungci: Kode hrdper null: