Jumat, 9 Januari 2026 – 19:40 WIB
Washington, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan keyakinanya bahwa Presiden China Xi Jinping tidak akan merebut Taiwan selama dirinya masih menjabat.
Baca Juga:
Trump Kucurkan 45 Juta Dolar AS untuk Dukung Gencatan Senjata Thailand dan Kamboja
"Dia mungkin akan melakukannya setelah kita punya presiden yang berbeda, tetapi saya tidak merasa dia akan melakukannya saat saya menjadi presiden," kata Trump kepada The New York Times, seperti dilaporkan Anadolu.
Saat ditanya mengenai pandangan China yang menganggap Taiwan sebagai wilayah separatis, Trump menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan Xi Jinping.
Baca Juga:
Denmark ke Penasihat Trump: Greenland Menolak Dibeli AS
"Itu terserah dia (Xi), apa yang akan dia lakukan. Namun, saya telah menyampaikan kepadanya bahwa saya akan sangat tidak senang jika dia melakukan itu, dan saya tidak berpikir dia akan melakukannya," ujar Trump. China selama ini memandang Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri.
Baca Juga:
Donald Trump Siap Temui Tokoh Oposisi Venezuela di Washington, Ada Motif Apa di Baliknya?
Trump juga menanggapi pertanyaan apakah operasi militer AS di Venezuela bisa jadi preseden untuk Taiwan. Menurutnya, ancaman dari Venezuela sangat berbeda. Ia menyebut Venezuela sebagai "ancaman nyata" karena masalah imigran dan narkoba, yang katanya tidak dihadapi China.
Artikel Lainnya:
Trump: Kuba Tak Bisa Bertahan Tanpa Minyak Venezuela
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Kuba tidak akan mampu bertahan tanpa pasokan minyak dari Venezuela. VIVA.co.id | 9 Januari 2026