Subang Jaya Medical Centre Masuk 250 Rumah Sakit Terbaik Dunia dan 10 Besar Regional Versi Newsweek 2026

Kuala Lumpur, Malaysia (ANTARA/PRNewswire) – Subang Jaya Medical Centre (SJMC) telah ditetapkan sebagai salah satu dari 250 rumah sakit terbaik di dunia dan 10 besar regional dalam daftar World’s Best Hospitals 2026 oleh Newsweek. Pencapaian ini menempatkan SJMC dalam kelompok elit rumah sakit ternama global. Pengakuan ini menggarisbawahi komitmen SJMC terhadap standar internasional perawatan klinis dan hasil bagi pasien, memperkuat posisinya sebagai salah satu dari Top 3 rumah sakit swasta di Malaysia selama tiga tahun berturut-turut.

Bryan Lin, CEO SJMC dan CEO Regional Asia OneHealthcare, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja sama tim klinis dan operasional. "Masuk dalam daftar 250 besar World’s Best Hospitals oleh Newsweek adalah momen membanggakan bagi kami semua di SJMC. Ini mencerminkan kepercayaan yang diberikan pasien serta dedikasi dokter, perawat, dan profesional kesehatan kami yang tanpa lelah memberikan keahlian kelas dunia setiap harinya."

"Pengakuan ini bukan tentang satu pencapaian tunggal. Ini mewakili tahun-tahun pembangunan fondasi klinis yang kuat, investasi dalam teknologi canggih, dan memelihara budaya di mana pasien tetap menjadi inti dari setiap keputusan," tambahnya.

Peringkat tahunan oleh Newsweek, yang dilakukan bersama firma riset data global Statista, mengevaluasi lebih dari 2.500 rumah sakit di 32 negara. Penilaian berdasarkan rekomendasi dari ahli medis global, data pengalaman pasien, metrik kualitas rumah sakit, serta penilaian Patient Reported Outcome Measures (PROMs) dari Statista.

Masuknya SJMC dalam daftar Top 250 tahun 2026 melanjutkan rangkaian penghargaan internasional dalam beberapa tahun terakhir, yang mencerminkan kinerja konsisten di berbagai spesialisasi dan kualitas layanan. Rumah sakit ini tercatat dalam daftar Newsweek’s Asia’s Top Private Hospitals dan menduduki peringkat Top 1 di Asia untuk Hip Surgery and Replacement selama dua tahun berturut-turut. SJMC juga mempertahankan posisinya sebagai rumah sakit paling sering masuk daftar dari Malaysia dalam peringkat Newsweek Asia Pacific 2025.

Pengakuan global ini menyusul penetapan SJMC sebagai salah satu dari hanya empat Flagship Medical Tourism Hospitals 2025 oleh Kementerian Kesehatan Malaysia, yang menekankan peran semakin penting rumah sakit ini dalam mewakili Malaysia di kancah kesehatan regional dan internasional. Sejalan dengan Malaysia Year of Medical Tourism 2026, SJMC terus berkontribusi pada reputasi negara sebagai tujuan pilihan untuk perawatan dan pemulihan medis berkualitas tinggi. Rumah sakit ini melayani pasien dari berbagai negara di Asia Pasifik dan sekitarnya, didukung oleh keahlian multidisiplin dan perawatan komprehensif.

MEMBACA  Elon Musk Kembali Mengkritik Trump, Serang 'Rancangan Undang-Undang Besar dan Indah'

Melengkapi pencapaian ini, SJMC terus menjunjung tinggi standar kualitas dan keselamatan yang ketat. SJMC merupakan rumah sakit pertama di Asia Pasifik yang memegang empat sertifikasi Centre of Excellence dari Australian Council on Healthcare Standards International (ACHSI) untuk layanan Onkologi, Kardiologi, Gastroenterologi, dan Pediatri, selain tiga akreditasi Joint Commission International (JCI) dan enam akreditasi Malaysian Society for Quality in Health (MSQH).

Bryan Lin menambahkan, "Sebagai rumah sakit Malaysia yang diakui di platform global, kami memandang ini sebagai kehormatan dan tanggung jawab. Kami akan terus memperkuat layanan spesialis kami, termasuk membangun tim neurologi dan bedah saraf multidisiplin yang sangat berpengalaman untuk memajukan perawatan otak kompleks dan memastikan pasien mendapat perawatan sesuai standar global."

Dengan pengalaman lebih dari empat dekade, SJMC tetap berkomitmen untuk mengembangkan keunggulan medis dan memajukan inovasi guna lebih meningkatan perawatan berpusat pada orang, sekaligus mendukung tujuan kesehatan Malaysia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://subangjayamedicalcentre.com/.

Sumber: Subang Jaya Medical Centre

Reporter: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar