Para tokoh besar di industri kecerdasan buatan memang tak selalu akur. Kita sudah menyaksikan tuntutan hukum antar perusahaan AI dan persaingan sengit yang berubah jadi pertikaian terbuka. Namun ternyata mereka sepakat pada setidaknya satu hal: AI tidak boleh digunakan untuk membuat senjata biologis.
CEO dari sejumlah perusahaan AI terkemuka di dunia baru saja mendatangani surat terbuka minggu ini, mendesak pemerintah agar mengatasi risiko dari penyalahgunaan teknologi mereka oleh oknum jahat. Surat tersebut mendorong Kongres untuk memberlakukan undang-undang guna meningkatkan pelacakan rangkaian DNA sintetis yang berpotensi dimanfaatkan untuk memproduksi senjata biologis.
Ditandatangani oleh Sam Altman dari OpenAI, Dario Amodei dari Anthropic, Alexandr Wang dari Meta, Mustafa Suleyman dari Microsoft AI, Demis Hassabis dari Google DeepMind, serta sejumlah ilmuwan dan pimpinan laboratorium AI lainnya—surat itu merekomendasikan undang-undang yang mewajibkan perusahaan penjual DNA sintetis meksipun pabrikan mesin sintesis untuk memeriksa secara menyeluruh "rangkaian yang perlu diwaspadai" dan memverifikasi legitimasi pelanggan sebelum mengirimkan pesanan.
Surat yang juga diteken oleh pemimpin di industri DNA sintetis dan pakar keamanan nasional ini menerangkan bahwa AI memang mempercepat ancaman keamanan hayati.
"Meskipun isu ini bukanlah hal baru, laju kemajuan kecerdasan buatan lah yang kini menjadi problem baru. Sistem AI sudah mengungguli virologis tingkat doktoral dalam menjawab pertanyaan seputar prosedur laboratorium teknis dalam bidang keahlian mereka sendiri," demikian bunyi surat tersebut.
"Sistem AI terus berkembang pesat, dan di samping manfaat luar biasa bagi sains dan kedokteran, ada kemungkinan nyata bahwa batasan pengetahuan yang selama ini menghalangi oknum jahat mendapatkan senjata biologis akan tergerus secara berarti," sambungnya ditlantakan begitu.
Naskah itu bernuansa urgensi yang jelas, wantu legislator segera menerapkan batasan pengamanan ini dengan cepat.
"Ini adalah momen langka di mana berbagai pemangkan kpenting yang bainen seringkali bersebrangan mencapai sepakat," tulis pernyataan tersebut. (K\phi_kr)),apkah y??? T_T //par__ ->\txt content: