Porter: Pahlawan Ekonomi yang Tak Boleh Dilupakan

Rabu, 11 Maret 2026 – 21:17 WIB

Jakarta, VIVA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa kembali tunjukkan komitmen nyata mereka dalam aksi sosial di wilayah Jakarta.

Kali ini, organisasi sayap perempuan tersebut menyasar para pejuang nafkah di pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara, yaitu Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Aksi berbagi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh. Kehadiran tokoh yang akrab disapa Mbak Ninik ini di tengah hiruk-pikuk Pasar Tanah Abang disambut antusias oleh puluhan porter yang setiap hari menggantungkan hidup dari jasa memanggul barang.

Dalam kesempatan tersebut, Ninik menyampaikan bahwa aksi ini merupakan kelanjutan dari gerakan konsisten Perempuan Bangsa untuk hadir di tengah masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya mereka yang bekerja di sektor informal.

"Kami bersyukur hari ini bisa kembali turun ke lapangan, menyapa langsung para pejuang nafkah di Pasar Tanah Abang. Porter adalah elemen penting dalam ekonomi kita, namun sering kali keberadaan mereka luput dari perhatian. Perempuan Bangsa ingin memastikan bahwa mereka tidak berjuang sendirian," ujar Nihayatul Wafiroh di sela-sela pembagian sembako, Rabu (11/3/2026).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu juga menambahkan bahwa konsistensi adalah kunci dari gerakan ini. Menurutnya, aksi sosial tidak boleh berhenti pada satu titik saja, melainkan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang sedang berhimpit secara ekonomi.

"Melihat senyum para porter hari ini memberikan energi bagi kami untuk terus bergerak. Ini bukan sekadar tentang paket sembako yang diberikan, tapi tentang pengakuan bahwa dedikasi mereka dalam mencari nafkah halal sangatlah mulia. Kami akan terus mengupayakan aksi-aksi serupa di titik-titik lain di Jakarta dan seluruh Indonesia," tegasnya.

MEMBACA  Maharani Indonesia bergabung dengan Erdogan di forum dukungan Palestina

Kegiatan ini berjalan dengan tertib dan lancar. Para porter yang menerima bantuan mengaku sangat terbantu, mengingat kondisi ekonomi yang masih menantang bagi pekerja harian lepas di pusat perbelanjaan.

Dengan aksi ini, DPP Perempuan Bangsa berharap dapat memantik semangat kolaborasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk turut peduli terhadap nasib para pekerja informal di ibu kota.

Tinggalkan komentar