Pemerintah Buka Lowongan untuk 30.000 Manajer Koperasi Desa

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Menteri Koperasi Ferry Juliantono di kantornya di Jakarta pada Senin malam (20 April) untuk membahas perekrutan 30.000 manajer dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Dalam postingan Instagram yang dikutip pada Selasa, Sekretariat Kabinet menyatakan pertemuan itu berfokus pada rekrutmen terpusat, yang berlangsung dari 15 hingga 24 April.

Pemerintah berencana menempatkan kandidat terpilih untuk mengelola operasional koperasi, didukung oleh staf yang direkrut dari masyarakat setempat setelah menyelesaikan pelatihan dua bulan dalam keterampilan manajerial dan dasar-dasar koperasi.

Para manajer ini akan bekerja berkoordinasi dengan beberapa lembaga negara, khususnya Kementerian Koperasi dan Badan Usaha Milik Negara.

Sekretariat menekankan peran potensial program KDMP dalam pemberdayaan masyarakat, mencatat bahwa program ini dapat menciptakan lapangan kerja untuk setidaknya 800.000 orang di lebih dari 80.000 koperasi desa yang sedang dikembangkan di seluruh Indonesia.

Perkiraan ini didasarkan pada rencana setiap koperasi mempekerjakan satu manajer dan minimal 10 anggota staf.

“Koperasi desa diharapkan dapat memperkuat perekonomian pedesaan dengan menyediakan barang yang lebih terjangkau melalui pengurangan ketergantungan pada perantara,” ujar Sekretariat Kabinet.

Sebelumnya, Menteri Juliantono memastikan publik mengenai distribusi pekerjaan yang adil, menekankan bahwa meski rekrutmen manajerial bersifat terpusat, KDMP akan tetap mempekerjakan warga lokal untuk posisi staf.

“Akan ada staf dari desa, karena kami berencana melibatkan personel koperasi yang sudah ada dan memberi mereka kesempatan bekerja di koperasi-koperasi ini,” katanya setelah rapat koordinasi di Jakarta pada hari yang sama.

Dia menambahkan bahwa peran non-manajerial akan terbuka bagi warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, termasuk mereka yang berada dalam Program Keluarga Harapan.

MEMBACA  Dampak Serangan pada PLTN Bushehr Akan Hancurkan Kehidupan Negara-Negara Arab, Bukan Teheran

“Penerima bantuan dapat bekerja sebagai kasir, tenaga keamanan, pengemudi, dan peran lain. Kuncinya adalah melibatkan warga setempat,” jelasnya.

Berita terkait: Pemerintah Indonesia libatkan warga lokal untuk pekerjaan di koperasi desa

Berita terkait: Indonesia bangun fasilitas untuk 34.000 koperasi desa, 2.500 selesai

Penerjemah: Fathur R, Tegar Nurfitra
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar