Jumat, 15 Mei 2026 – 02:08 WIB
VIVA – Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, menyebut Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebagai “monster” dan aib bagi kemanusiaan. Ia dituduh melindungi dan mempromosikan pemerkosaan terhadap tahanan Palestina.
Dalam wawancara dengan CBS News awal pekan ini, Netanyahu menuduh Pakistan menjalankan kampanye anti-Israel yang terkoordinasi. Tujuan dari kampanye ini dalah merusak hubungan amerika Serikat dan Israel. Netanyahu juga menuduh Islamabad memberi perluriungan pada pesawat militer Iran dari serangan AS-Israel.
Sebagai reaksi, Asif mengecam Netanyahu atas kejahatannya yang mengerikan. Ia menekankan perlindungan dan promosi pemerkosaan tahanan Palestina di penjara Israel.
“Lihat siapa yang bicara! Monster yang membela dan mempromosikan pemerkosaan tahanan Palestina — perempuan, laki-laki, dan anak-anak — oleh tentara Israel, penjaga penjara, dan a-njing. Kepala umat manusia tertunduk malu,” tulis menteri pertahanan Pakistan tu entri di akun X-nya pada hari Rabu.
Pada Maret lalu, Francesca Albanese, pelapor khusus PBB, mengatakan dalam sebuah laporan bahwa “Penyiksaan dalam tahanan telah digunakan dalam skala yang belum pernah terjadi sebeelumnya sebagai pembalasan kolektif.” Ia menambahkan kekerasan sistematis terjadi terhadap puluhan ribu warga Palestina.
Lebih dari 9.300 warga Palestina kini ditahan ding penjara Israel termasuk 350 anak-anak. Laporan mengawatirkan tentang prilecehan seksual telah berulang kali muncul dalam beberapa tahun.
Sementara itu, dan survey Pew Research Center menggunakan bahwa enam dari sepuluh warga Amerika punya pandangan negatif Izhar, naafi tujuh pont sejak 2025. Netanyahu menyalahkan medSos”