Jakarta (ANTARA) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungannya ke Rusia untuk mengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak.
“Kunjungan kerja ini adalah kelanjutan dari kemitraan antara kedua negara. Bagi Indonesia, fokusnya pada keamanan energi nasional jangka panjang,” kata Juru Bicara Kementerian Energi Dwi Anggia dalam pernyataan yang dikonfirmasi pada Senin.
Dia menyebutkan kehadiran menteri tersebut menekankan peran strategis sektor energi dalam mendukung kepentingan nasional di tengah dinamika global.
Dia menambahkan bahwa pertemuan ini memberikan momen untuk memperluas kerjasama yang lebih kongkrit.
Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada hari Senin.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan salah satu agenda utama adalah melanjutkan kerjasama energi, termasuk memastikan pasokan energi nasional yang stabil, terutama minyak.
Dia mencatat bahwa diskusi ini semakin relevan di tengah pergeseran geopolitik dan perubahan lanskap energi global yang mempengaruhi pasokan dan permintaan.
Di luar energi, kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan tentang perkembangan geopolitik global, dengan Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk stabilitas dan perdamaian dunia.
Presiden Prabowo berangkat ke Rusia pada Minggu malam dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta, didampingi oleh Bahlil, Teddy, dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
Kementerian ESDM memandang kunjungan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kerjasama energi lintas batas dan mendukung ketahanan energi nasional yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian global.
Berita terkait: Prabowo Berangkat ke Moskow untuk Pembicaraan dengan Putin
Berita terkait: Prabowo Akan Temui Putin di Moskow Bahas Geopolitik dan Isu Energi
Penerjemah: Putu Indah, Raka Adji
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026