Menguatkan Peran Kecerdasan Buatan di Asia Tenggara untuk Membangun Infrastruktur Kepercayaan Digital

loading…

Untuk kontribusinya dalam membangun infrastruktur kepercayaan digital di kawasan, Endeavor Indonesia resmi mengumumkan Jefferson Chen terpilih sebagai Endeavor Entrepreneur ke-111 dari Indonesia. Foto/Dok

JAKARTA – Asia Tenggara sedang mengalami pertumbuhan ekonomi digital yang cepat, didorong oleh lonjakan transaksi keuangan online dan penggunaan layanan pembiayaan digital. Tapi di balik pertumbuhan ini, risiko penipuan global dalam pembayaran digital diperkirakan bisa melebihi USD40 miliar per tahun.

Di kawasan Asia Pasifik, lebih dari 80% institusi keuangan sekarang mengandalkan Artificial Intelligence (AI) untuk mendeteksi dan mencegah penipuan secara real-time demi menjaga keamanan dan kepercayaan pengguna.

Melihat tantangan ini, Co-founder, Group Chairman, dan CEO Advance Intelligence Group, Jefferson Chen, membangun perusahaan berbasis AI yang fokus pada solusi identitas digital, pencegahan penipuan, dan pengambilan keputusan kredit untuk institusi keuangan dan fintech.

Berbagai studi industri menunjukan bahwa sistem berbasis AI bisa meningkatkan tingkat deteksi penipuan sampai 90–95%, sambil menurunkan tingkat kesalahan deteksi (false positive) sebesar 30-60%. Hal ini memungkinkan institusi keuangan menyetujui lebih banyak pengguna yang legitimate tanpa mengorbankan keamanan.

Baca Juga: Bangun Ekosistem Startup, Lahir 104 Endeavor Entrepreneur hingga 2024

Di sisi operasional, otomatisasi proses onboarding dan pemantauan transaksi juga terbukti bisa mengurangi kebutuhan peninjauan manual hingga 40-70% serta menekan biaya operasional tim manajemen penipuan hingga 30–50%. Dengan memanfaatkan teknologi AI, perusahaan membantu institusi memperluas akses kredit dengan lebih aman, tepat, dan inklusif.

MEMBACA  Oh, Kita Bertarung di Pengadilan

Tinggalkan komentar