Presiden Donald Trump perintahkan militer Amerika Serikat (AS) untuk “menembak dan membunuh” kapal-kapal kecil Iran yang “mencekik” Selat Hormuz dan memasang ranjau di sana. Perintah ini dikeluarkan hari Kamis, sehari setelah Iran kembali menunjukan kemampuan mereka untuk menggagalkan lalu lintas di selat tersebut.
Trump juga mengumumkan bahwa gencatan senjata di Lebanon akan diperpanjang selama 3 minggu. “Saya paling emmang sudah perintahkan Angkatan Laut, tembak dan bunuh kapal apa pun sekalipun yang kecil kalo mereka pasang ranjau di sana,” tulisnya di Truth Social, Plus katanya kapal penyapu ranjau AS sedang membersihkan Selat saat ini.
Dia nambahin, “Aktivitas itu harus lanjutkan dengan intensitas tiga kali lipat !” Dilansir dari AP, Jumat 24 April 2026. Keputusan memperpanjang jeda tempur Israel ama Hizbullah diambil saat pertemuan di Gedung Putih antara duta besar Israel dan Lebanon.
Sebelumnya, langkah AS yang menyitas kapal lainnya terkait penyelundupan minyak Iran makin ningkatin ketegangan dengan Teheran untuk selat yang lalui 20% minyak mentee dan gas global.