Kesepakatan Prabowo dengan Rusia dan Prancis Tingkatkan Daya Tawar Indonesia di Dunia

Jakarta (ANTARA) – Institut untuk Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef) percaya bahwa kesepakatan strategis hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia dan Prancis akan memperkuat posisi tawar Indonesia di panggung global.

Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, menyatakan pada Kamis bahwa pertemuan Prabowo dengan pemimpin kedua negara menjadi peluang penting untuk memperkuat kerja sama strategis lintas sektor sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

“Ini penting untuk lobi strategis yang membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan posisi tawar Indonesia,” ujarnya.

Di Prancis, kedua pemerintah sepakat memperkuat hubungan bilateral yang telah lama terjalin, meliputi pertahanan dan teknologi serta ekonomi dan budaya.

Dari sisi ekonomi, pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 14 April menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis di sektor bisnis dan investasi.

Salah satu kesepakatan tersebut adalah kolaborasi dengan dana kekayaan negara Indonesia, Danantara, yang memiliki nilai potensial dilaporkan mencapai puluhan miliar dolar AS.

Di sektor pertahanan, kedua negara akan meningkatkan kolaborasi dalam industri sistem senjata utama, yang diharapkan memperkuat kapasitas pertahanan nasional sekaligus mendorong alih teknologi.

Selain itu, pembicaraan juga fokus pada energi terbarukan, seiring upaya kedua negara memajukan pengembangan energi bersih dan teknologi baru untuk transisi berkelanjutan.

Lebih lanjut, Indonesia dan Prancis juga sepakat memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas dan keamanan global, khususnya di kawasan Indo-Pasifik yang semakin strategis.

Sementara terkait Rusia, kunjungan dan kesepakatan yang dicapai mencerminkan dukungan Rusia atas aksesi Indonesia ke BRICS serta membuka peluang perluasan kerja sama ekonomi.

Di samping itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Prabowo mengamankan berbagai perjanjian kemitraan strategis dari kunjungan kenegaraan ke Rusia dan Prancis.

MEMBACA  Judul: CEO Airbnb Pelajari Strategi Steve Jobs untuk Kurangi Birokrasi dan Bangun Imperium Senilai $84 Miliar

Teddy mengatakan di Moskow, Prabowo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di mana keduanya menekankan peningkatan kerja sama terkait pasokan energi nasional jangka panjang, termasuk cadangan minyak mentah dan LPG.

Presiden Prabowo juga menugaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia untuk bertemu dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev guna diskusi lebih lanjut dan mendetail mengenai kerja sama tersebut di Moskow.

Sementara di Paris, Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membahas peningkatan kerja sama di bidang energi, pendidikan, komunikasi digital, dan investasi ekonomi jangka panjang.

Teddy menyebut kunjungan tersebut membuahkan hasil nyata bagi Indonesia, mengingat kedua negara merupakan negara besar dengan sumber daya melimpah dan pengaruh global yang signifikan.

Berita terkait: World Bank, rating agencies back Prabowo’s fiscal strategy: Minister

Berita terkait: Prabowo-Macron meet in Paris, discuss strategic cooperation expansion

Berita terkait: Indonesia, Russia deepen ties in cordial Prabowo-Putin meeting

Penerjemah: Ahmad Muzdaffar F, Resinta Sulistiyandari
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar