Kamis, 23 April 2026 – 15:55 WIB
VIVA –Lebih dari satu bulan setelah Ramadan berlalu, masyarakat mulai kembali ke rutinitas sehari-hari. Tapi, momen yang biasanya identik dengan lonjakan kebutuhan pokok dan fashion kayanya meninggalkan bekas di pola belanja orang.
Data paling baru nunjukkin ada pergeseran di Ramadan 2026, dengan peningkatan signifikan juga terjadi di kategori gaya hidup.
Dibandingin rata-rata transaksi harian satu bulan sebelum Ramadan, kategori groceries kayak sirup dan snack masih naik sampe hampir empat kali lipat. Fashion Muslim tumbuh nyaris tiga kali lipat. Namun, kategori non-esensial juga catat lonjakan yang cukup tajem.
Peralatan olahraga seperti tenis dan padel meningkat lebih dari lima kali lipat, jadi salah satu yang tumbuhnya paling tinggi selama periode itu. Sementara itu, produk elektronik rumah tangga, dari TV LED sampe mesin cuci, microwave, dan kulkas naik hampir dua kali lipat. Produk perawatan diri juga alami kenaikan yang mirip.
“Yang kami liat bukan cuma peningkatan transaksi, tapi ada pergeseran motivasi belanja juga. Konsumen enggak lagi cuma fokus sama kebutuhan Ramadan, tapi juga mulai manfaatin momen ini buat upgrade gaya hidup mereka,” kata Head of Campaign Blibli, Indra Perdana dalam keterangannya hari Kamis, 23 April 2026.
Pola ini muncul di tengah ekonomi yang masih penuh tekanan. Inflasi yang terkendali sama tingkat kepercayaan konsumen yang tetap optimis ternyata gak sepenuhnya diikutin pemulihan daya beli, sehingga mendorong orang buat jadi lebih selektif tentiin prioritas belanja.
Laporan Jakpat ‘Consumer Commerce Outlook 2026’ bilang kalo konsumen Indonesia makin liat punya karakter sebagai rational shopper, dimana mereka aktif bandingin harga, cari nilai terbaik, juga milih kanal belanja dengan lebih cermat.
Dalam konteks ini, kenaikan di kategori kayak olahraga dan elektronik ngerefleksikan pergeseran preferensi, dimana konsumen mulai alokasiin pengeluaran buat produk yang dianggap kasih manfaat jangka panjang.
Dari sisi demografi, kelompok umur 25–44 tahun jadi penyumbang transaksi terbesar sela Ramadan 2026, dengan komposisi gender yang cukup seimbang, yaitu 54 persen laki-laki dan 46 persen perempuan. Dan buat cara bayar ya, didominasi oleh virtual account, diikuti kartu kredit sama dompet digital.