Iran Dituding Langgar Gencatan Senjata, Trump Tetap Utus Delegasi ke Pakistan

loading…

Tuding Iran langgar perjanjian gencatan senjata, Trump tetap kirim delegasi ke Pakistan. Foto/X

WASHINGTON – Presiden Donald Trump bilang di hari Minggu bahwa perwakilan AS akan berangkat ke Islamabad, Pakistan, untuk negosiasi dengan Iran. Ini dilakukannya karena dia menuduh Teheran melanggar kesepakatan gencatan senjata di Selat Hormuz.

“Iran memutuskan untuk menembak peluru kemarin di Selat Hormuz — Pelanggaran total terhadap Perjanjian Gencatan Senjata kita! Banyak yang ditembakkan ke arah Kapal Prancis, dan Kapal Kargo Inggris. Itu tidak baik, kan? Perwakilan saya akan pergi ke Islamabad, Pakistan — Mereka akan sampai disana besok malam, untuk Negosiasi,” kata Trump dalam sebuah postingan di Truth Social, seperti dilansir CNN.

Dalam sebuah wawancara dengan New York Post hari Minggu, Trump mengatakan utusan khusus Steve Witkoff akan pergi ke Pakistan dan bahwa mantan menantunya Jared Kushner juga akan terlibat.

Trump juga klaim di media sosial bahwa tindakan Iran di sekitar jalur air strategis itu kontraproduktif, dan menambahkan, “Iran baru-baru ini umumkan bahwa mereka menutup Selat, yang aneh, karena BLOKADE kita sudah menutupnya. Mereka membantu kita tanpa sadar, dan merekalah yang dirugikan dengan penutupan jalur itu, 500 juta dolar per hari! Amerika Serikat tidak rugi apa-apa.”

Dia juga bilang bahwa pola pengiriman berubah karenanya. “Faktanya, banyak kapal sekarang menuju ke AS, Texas, Louisiana, dan Alaska, untuk muat barang, berkat bantuan IRGC, yang selalu ingin jadi ‘pahlawan!’”

MEMBACA  Wakil Presiden Gibran Tinjau Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Tinggalkan komentar