inDrive Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Pengemudi lewat Penerapan Komisi 10–11%

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – inDrive, yang merupakan platform layanan transportasi online global, menekankan komitmennya untuk selalu memprioritaskan perlindungan dan kesejahteraan pengemudi dalam pengembangan bisnisnya di Indonesia sejak 2019.

Dengan pendekatan sistematis, inDrive memberikan komisi maksimal hanya 15 persen untuk setiap layanan.

Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, menyatakan bahwa penerapan potongan komisi rendah yaitu 10–11 persen untuk mitra pengemudi inDrive memberi pengaruh nyata bagi kesejahteraan mereka dan juga menguatkan perekonomian masyarakat.

“inDrive percaya cara ini akan mendukung kesejahteraan berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi dalam ekosistem transportasi online,” kata Rio dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Dia menjelaskan, salah satu hal yang membedakan inDrive dari platform ride-hailing lain adalah model bisnisnya yang transparan soal harga dan memberi kebebasan memilih bagi pengguna dan mitra pengemudi, serta komisi yang lebih rendah.

Rio juga menekankan bahwa di industri transportasi online, potongan komisi biasanya sekitar 20 sampai 40 persen.

“Dengan simulasi lima juta perjalanan per hari dan tarif rata-rata Rp17.000, potongan komisi 20 persen bisa menghasilkan sekitar Rp 6,2 triliun per tahun untuk perusahaan aplikasi,” ujarnya.

Dia memaparkan, pada periode 2019–2021, inDrive menerapkan komisi 0 persen yang secara tidak langsung mengembalikan sekitar Rp 175 miliar ke para mitra pengemudi dan berdampak pada ekonomi.

Lalu, pada 2022–2024, saat perusahaan mulai menerapkan komisi sekitar 10,55 persen, inDrive menyebut telah mengembalikan sekitar Rp 350 miliar secara tidak langsung.

Sedangkan di tahun 2025, dengan komisi sekitar 11,99 persen, secara tidak langsung telah mengembalikan sekitar Rp 330 miliar ke para mitra pengemudi yang berpengaruh pada kelangsungan ekonomi.

“Komisi yang transparan dan wajar adalah kunci untuk menciptakan ekosistem transportasi online yang berkelanjutan, tidak hanya di kota besar tapi juga di kota-kota kecil tempat inDrive beroperasi,” jelasnya.

MEMBACA  Keir Starmer menolak panggilan untuk mengubah aturan fiskal Inggris untuk menghindari pemotongan kesejahteraan.

Program BHR dan BPJS Ketenagakerjaan

Sebagai bentuk perlindungan untuk para mitra pengemudi, inDrive menyediakan program Bantuan Hari Raya (BHR) sebagai inisiatif tahunan untuk pengemudi dengan kinerja tertentu, serta uji coba fasilitasi pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Rio, program-program ini dibuat untuk memberikan dukungan yang sesuai kebutuhan pengemudi, dan juga mendorong kesadaran dan kemampuan mereka dalam mengakses perlindungan sosial secara mandiri.

“Melalui berbagai inisiatif yang ada, inDrive Indonesia berharap program yang dijalankan dapat memberi manfaat nyata dan terus berlanjut secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar