Indonesia Pertahankan Rasio Utang yang Sehat di Tengah Tekanan Global

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Keuangan akan mempertahankan rasio utang yang sehat di tengah tekanan global yang meningkat, termasuk kenaikan harga minyak dunia dan gejolak geopolitik di Timur Tengah.

“Ditengah tekanan, termasuk naiknya harga minyak global, Indonesia lebih kuat dibandingkan negara sejenis. Dari sisi fiskal, kami mempertahankan defisit yang prudent, tetap di bawah 3 persen. Rasio utang juga dipertahankan dibawah 60 persen,” jelas Direktur Strategi Stabilisasi Ekonomi kementerian, Noor Faisal Achmad, dalam Forum Bank Sentral 2026 di sini, Senin.

Indonesia sejauh ini mencatatkan pertumbuhan ekonomi tinggi, inflasi terkendali, dan kondisi fiskal yang dianggap terpelihara dengan baik, tambahnya.

Stabilitas ekonomi yang terjaga juga tercermin dalam membaiknya indikator kesejahteraan, seperti turunnya angka pengangguran dan kemiskinan dalam tahun-tahun terakhir.

Namun, ia menekankan bahwa ruang fiskal yang sehat merupakan faktor krusial, terutamasaat harga energi global naik dan memberi tekanan pada ekonomi.

Dengan posisi fiskal yang kuat, Kementerian Keuangan meyakini Indonesia memiliki kapasitas lebih besar untuk mitigasi dampak guncangan eksternal tanpa mengorbankan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Oleh karena itu, di tengah risiko naiknya biaya hidup akibat tekanan energi global, pemerintah akan terus berupaya memastikan guncangan eksternal tidak langsung membebani masyarakat. Dalam konteks ini, APBN sekali lagi diposisikan sebagai penyerap goncangan bagi ekonomi.

Pemerintah memastikan akan terus memantau perkembangan global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi jika tekanan meningkat. Upaya ini termasuk efisiensi anggaran dan program, serta mendorong peningkatan penerimaan negara untuk memelihara ketahanan fiskal.

Berita terkait: Pemerintah pertahankan rasio utang dan defisit di batas yang ditetapkan

Berita terkait: Rasio utang Indonesia di 39,86 persen dari PDB, masih di level aman

MEMBACA  Mantan Panglima Militer Ukraina Menegaskan Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup

Berita terkait: Indonesia pertahankan rasio utang terendah di antara anggota G20: Menteri

Penerjemah: Imamatul Silfia, Yashinta Difa
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026