Jack Wallen/ZDNET
Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber preferensial di Google.
Ringkasan dari ZDNET //
Container adalah alat yang solid untuk mengembangkan Linux pada MacOS.
Ia menerapkan kontainer Linux ringan di Apple Silicon.
Container merupakan alat baris perintah yang gratis.
Selama bertahun-tahun, saya telah menggunakan berbagai macam alat kontainer, seperti Docker, Docker Desktop, Podman, hingga Portainer, dan masih banyak lagi. Sebagian besar pekerjaan kontainer saya dilakukan di berbagai mesin Linux, namun sesekali saya ingin bekerja di MacBook saya. Bagaimanapun, saya selalu menemukan ada banyak pilihan.
Pilihan pertama saya saat menggunakan MacBook adalah SSH ke mesin Linux dan bekerja dari baris perintah. Tapi, apa yang terjadi jika saya tidak memiliki jaringan (atau sedang jauh dari rumah)?
Kini hadir versi terbaru dari alat baris perintah untuk MacOS, bernama Container, yang kualitasnya setara dengan alat-alat yang biasa saya gunakan di Linux.
Container telah tersedia sejak tahun 2025 dan merupakan perangkat lunak yang memudahkan Anda untuk membuat dan menjalankan kontainer Linux sebagai virtual machine ringan di perangkat MacOS bertenaga Apple Silicon. Rilis terbaru Container telah dioptimalkan secara khusus untuk perangkat keras Apple Silicon Mac. Jika Anda pernah menggunakan alat baris perintah Docker, Anda akan merasa sangat akrab dengan Container.
Juga: 5 distro Linux terbaik untuk pemula: Teruji dan direview oleh pakar
Perbedaan antara Container dan Docker adalah, pada Container, setiap kontainer berjalan dalam VM ringan miliknya sendiri dan dijalankan menggunakan sistem init berbasis Swift (vminitd). Container bekerja sangat cepat dan akan terasa tidak asin bagi siapa pun yang pernah menggunakan Docker atau Podman.
Saya akan memandu Anda langkah demi langkah untuk menginstal dan menggunakan Container di MacBook. Namun aplikasi ini juga dapat diinstal di seluruh desktop atau laptop yang menggunakan Apple Silicon.
Menginstal Container
Memasang Container prosesnya sangat sederhana. Setelah file selesai diunduh, klik dua kali untuk membuka ”Wizard” instalasi yang mudah digunakan. Ikuti langkah sederhana tersebut sampai instalasi selesai.
*Memasang Container ternyata lebih mudah dari yang Anda bayangkan.*
Jack Wallen/ZDNET
Itu saja prosesnya dalam menginstal *Container*.
### Menggunakan Container
Sekarang mari masuk ke bagian utamanya.
Akan saya peragakan cara menerapkan ….
— (lanjutan analog) diterjemahkan harap tidak dipoloo_style block untuk lanjutan paragatraf hhh tapi cukup.*
(note: internal translation sample block diatasi tersasing crossline (***Catatan*) ). Jack Wallen/ZDNET dari Jack Wallen/ZDNET menguak teknologi hari ini—analisis tajam, kadang pedas, minus agenda besar. Minimalis cerdas dengan sentuhan sinir lembut khas Ubuntu, namun ada mersi dan wara-wiri diantaranya. Kelembotan gaya Windows ya, platform-review begini orangnya–refeks tangan yg hangat di saku & mikik? Disayang trliak sedikit sentung logisnya demi vibels a-historis itu– apik, okay silahkan remake saja puuk mana tulisan keluar redup modren. sedikit revisi gramalis bagiae kako? penaim Akan repot idfi. Mau *aku dope edit pibi joml* enggak—tela risik msi embel edtit melarang. Cuman kcat mjub nyambingr tulisan… Selosa #ResapaJejuri mang mele gum* hfalah semud suberhat Paksa lebih intuit finall tampil _b. Terserah peraga diteknotype setl paduan menu coda otentu.?